Pasaman Barat Jalankan Program Sapi Wajib Bunting

0
109
  • 5
    Shares
Sapi hasil inseminasi buatan
Sapi hasil inseminasi buatan. (Foto: Istimewa)

SIMPANG EMPAT, SERUJI.CO.ID – Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menjalankan program nasional peningkatan populasi ternak sapi melalui Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB) dalam upaya meningkatkan populasi ternak sapi di daerah itu.

“Benar, program itu seiring dengan program nasional pencapaian swasembada pangan secara umum dan swasembada daging sapi dan kerbau tahun 2026 ” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Pasaman Barat, Memezesmita di Simpang Empat, Kamis (16/11).

UPSUS SIWAB merupakan gerakan nasional sebagai kelanjutan kegiatan tahun ketahun untuk mendorong pertumbuhan kelahiran sapi potong di Indonesia sesuai dengan Permentan Nomor 48/Permentan/PK. 210/10/2016.

Apalagi Pasaman Barat memiliki potensi pengembangan peternakan ruminansia besar (sapi potong) dengan populasi sekitar 17.587 ekor dengan 12.880 ekor diantaranya adalah sapi betina.

Menurutnya Pasaman Barat juga memiliki potensi untuk pengembangan sapi Bali. Pasaman Barat merupakan salah satu wilayah sumber bibit sapi bali di Indonesia.

“Pada 2015 lalu Pasaman Barat menjadi Sentra Peternakan Rakyat (SPR) satu dari dua kabupaten/kota yang ada di Sumbar dan satu dari 50 SPR yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Untuk itu pihaknya terus berupaya meningkatkan percepatan peningkatan populasi ternak secara terintegrasi dan terpadu melalui kegiatan Indentifikasi Status Reproduksi Ternak (ISRA), Imseminasi Buatan (IB), Pelayanan Pemeriksaan Kebuntingan (PPK) dan Penanggulangan Gangguan Repreduksi serta sinkronisasi birahi.

“Pada 2017 ini kita terus berupaya memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat Pasaman Barat khususnya petani/peternak,” tambahnya.

Kegiatan UPSUS SIWAB sampai triwulan III telah diidentifikasi sebanyak 4.862 ekor ternak sapi betina hampir 100 persen dari target 4.869 ekor.

Realisasi kegiatan IB sebanyak 3.847 ekseptor atau 79 persen dari target 4.869 ekor akseptor. Sementara itu pemeriksaan kebuntingan pada 2.822 sebagai realisasi dari 3.311 target yang ditetapkan atau mencapai 85 persen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU