Pariaman Salurkan Zakat untuk Pengembangan Usaha

PARIAMAN, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan sebanyak Rp 1,3 miliar untuk pengembangan usaha ekonomi produktif masyarakat.

“Program zakat Pariaman Makmur disalurkan kepada 913 mustahik yang memiliki usaha bergerak di bidang ekonomi produktif secara rutin dan berkelanjutan oleh pemerintah Kota Pariaman,” kata Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman, di Pariaman, Rabu (20/12).

Ia mengatakan setiap mustahik atau penerima zakat masing-masing menerima Rp 1,5 juta untuk digunakan sebagai modal usaha yang harus dikembangkan.

Selain menyalurkan Rp 1,3 miliar kepada masyarakat dari empat kecamatan, pemerintah daerah juga menambah dan menyalurkan sebanyak Rp 129 juta kepada mustahik yang telah berhasil mengembangkan usahanya.

Para mustahik yang menerima zakat tersebut merupakan binaan pemerintah daerah bersama Baznas dalam mengembangkan usaha pada tahun sebelumnya, atas keberhasilan tersebut diberikan modal tambahan.

Total terdapat 37 mustahik yang telah berhasil mengembangkan usahanya dan diberikan modal tambahan masing-masing sebesar Rp 3,5 juta oleh pemerintah daerah.

“Pemerintah Kota Pariaman berupaya dengan konsep hari ini mereka sebagai penerima, di kemudian hari sebagai penyalur zakat setelah berhasil mengembangkan usahanya,” katanya.

Pemerintah Kota Pariaman bersama Baznas memiliki beberapa program dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan peningkatan mutu pendidikan, di antaranya Pariaman Cerdas, Pariaman Makmur, Pariaman Sehat, Pariaman Takwa, dan Pariaman Peduli.

Para penerima zakat tersebut secara berkala akan dievaluasi oleh tim dari Baznas untuk melihat bantuan tersebut tepat sasaran atau sebaliknya sebagai acuan ke depannya.

Samsul salah seorang penerima zakat Pariaman Makmur mengatakan cukup terbantu dengan adanya bantuan dari pemerintah daerah ini.

Program zakat Pariaman Makmur tersebut, ujarnya, akan digunakan sebagai biaya tambahan modal membeli ikan yang dijual secara berkeliling Kota Pariaman. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Kemcer Di Curug Cipeteuy