Pariaman Salurkan Zakat untuk Pengembangan Usaha

0
31
pariaman
Balaikota Pariaman

PARIAMAN, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan sebanyak Rp 1,3 miliar untuk pengembangan usaha ekonomi produktif masyarakat.

“Program zakat Pariaman Makmur disalurkan kepada 913 mustahik yang memiliki usaha bergerak di bidang ekonomi produktif secara rutin dan berkelanjutan oleh pemerintah Kota Pariaman,” kata Wali Kota Pariaman Mukhlis Rahman, di Pariaman, Rabu (20/12).

Ia mengatakan setiap mustahik atau penerima zakat masing-masing menerima Rp 1,5 juta untuk digunakan sebagai modal usaha yang harus dikembangkan.

loading...

Selain menyalurkan Rp 1,3 miliar kepada masyarakat dari empat kecamatan, pemerintah daerah juga menambah dan menyalurkan sebanyak Rp 129 juta kepada mustahik yang telah berhasil mengembangkan usahanya.

Para mustahik yang menerima zakat tersebut merupakan binaan pemerintah daerah bersama Baznas dalam mengembangkan usaha pada tahun sebelumnya, atas keberhasilan tersebut diberikan modal tambahan.

Total terdapat 37 mustahik yang telah berhasil mengembangkan usahanya dan diberikan modal tambahan masing-masing sebesar Rp 3,5 juta oleh pemerintah daerah.

“Pemerintah Kota Pariaman berupaya dengan konsep hari ini mereka sebagai penerima, di kemudian hari sebagai penyalur zakat setelah berhasil mengembangkan usahanya,” katanya.

Pemerintah Kota Pariaman bersama Baznas memiliki beberapa program dalam upaya mengentaskan kemiskinan dan peningkatan mutu pendidikan, di antaranya Pariaman Cerdas, Pariaman Makmur, Pariaman Sehat, Pariaman Takwa, dan Pariaman Peduli.

Para penerima zakat tersebut secara berkala akan dievaluasi oleh tim dari Baznas untuk melihat bantuan tersebut tepat sasaran atau sebaliknya sebagai acuan ke depannya.

Samsul salah seorang penerima zakat Pariaman Makmur mengatakan cukup terbantu dengan adanya bantuan dari pemerintah daerah ini.

Program zakat Pariaman Makmur tersebut, ujarnya, akan digunakan sebagai biaya tambahan modal membeli ikan yang dijual secara berkeliling Kota Pariaman. (Ant/SU03)

Komentar

BACA JUGA
kereta ringan

Pemerintah Sumsel Kaji Pendapatan di Luar Tarif LRT

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID - Pemerintah mengkaji kemungkinan meraih pendapatan di luar tarif jalur kereta api dalam kota Light Rail Transit, atau LRT untuk menutupi tingginya biaya...

Sidang Kasus First Travel Libatkan 96 Saksi

DEPOK, SERUJI.CO.ID - Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, melanjutkan sidang terhadap tiga terdakwa kasus First Travel dengan agenda pembacaan nota keberatan terdakwa atau eksepsi dengan...

Agenda Sidang Perdana PK Ahok Terkait Pembacaan Memori

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Sidang perdana Peninjauan Kembali (PK) kasus penodaan agama dengan terpidana mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara,...
Suap

Suap APBD Jambi, Anggota DPRD Mulai Diperiksa

JAMBI, SERUJI.CO.ID - Sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi menjalani pemeriksaan di Pengadilan Tipikor untuk tiga terdakwa kasus suap APBD Provinsi Jambi 2018 senilai Rp3,4 miliar. Berdasarkan...

PBB: Badai Ancam Jutaan Pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh

NEW YORK, SERUJI.CO.ID - Musim badai yang akan tiba mengancam lebih dari 1,5 juta pengungsi Muslim Rohingya dari Myanmar di kamp pengungsi Bangladesh selain sebanyak...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Ajari Anakmu Ilmu Agama

Sy. Abu Hurairah RA mengutarakan Rasulullah SAW bersabda, “Tidak seorang anak pun yang lahir melainkan dalam keadaan suci bersih. Kedua orangtuanyalah yang menyebabkan dia...
Light at the end of the tunnel

Garis 8: Hak Asasi Manusia di Hadapan Tuhan

Saat ini banyak manusia yang menuntut agar “berhak segalanya". Apapun yang dikehendaki tak boleh dilarang, dengan sekedar alasan “tokh, tidak ganggu orang lain”. Maka,...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...