Panwaslu Lhokseumawe Tertibkan Alat Peraga Kampanye

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, bersama dengan Satpol PP Kota Lhokseumawe, menertibkan sejumlah alat peraga kampanye yang dianggap menyalahi aturan, Selasa (22/5).

Kegiatan penertiban alat peraga kampanye tersebut dilakukan di sejumlah lokasi dalam wilayah Kota Lhokseumawe. Seperti di persimpangan BI, tepatnya di pagar Taman Riyadhah dan juga di Simpang Jam serta di beberapa tempat lainnya dalam wilayah Kota Lhokseumawe. Baik dalam bentuk hingga dalam bentuk baliho besar.

Ketua Panwaslu Kota Lhokseumawe T. Zulkarnen, Selasa (22/5) mengatakan, bahwa sebelumnya Panwaslu Lhokseumawe telah memberitahukan kepada pengurus partai politik, supaya tidak memasang alat peraga kampanye sebagaimana yang dilarang. Apabila sudah terlanjur dipasang, maka harus segera diturunkan.

Akan tetapi berdasarkan batas waktu yang diberikan kepada parpol 18 Mei, masih juga belum diturunkan. Maka Panwaslu bersama dengan Satpol PP dan juga KIP Kota Lhokseumawe menurunkannya.

“Ini sudah kesepakatan bersama saat pertemuan antara Panwaslu, pengurus parpol di Lhokseumawe, KIP dan juga Satpol PP Lhokseumawe yang berlangsung di kantor Panwaslu Lhokseumawe, apabila melewati tanggal yang ditetapkan belum diturunkan oleh parpol yang bersangkutan, maka akan diturunkan oleh Panwaslu dan Satpol PP,” ujar T Zulkarnen.

Sementara itu, komisioner Panwaslu bidang penindakan pelanggaran Sofhia Annisa menambahkan, pemasangan alat peraga kampanye belum waktunya tersebut, dianggap melanggar aturan sesuai dengan PKPU nomor 5 tahun 2018 tentang Perubahan atas PKPU Nomor 7 tahun 2017 tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan Pemilu tahun 2019, masa kampanye baru dimulai 23 September 2018. Yaitu 3 hari pasca penetapan DCT (Daftar Calon Tetap) peserta pemilu tahun 2019.

Oleh karena itu, kepada pengurus parpol peserta pemilu 2019, sangat diharapkan untuk dapat menaati aturan yang berlaku tentang kampanye dan aturan tentang pemilu lainnya guna menghindari pelanggaran.

“Sangat kita harapkan, kepada parpol peserta pemilu, untuk tetap tertib didalam pelaksanaan sosialisasi berupa pemasangan alat peraga kampanye ini dan juga berbagai aturan pemilu lainnya,” tegas Muzakir komisioner Panwaslu Kota Lhokseumawe bidang pencegahan dan hubal.

Sebagaimana terlihat, sejumlah alat peraga kampanye yang diturunkan oleh Satpol PP pada sejumlah titik itu, dikumpulkan dan dibawa ke kantor Panwaslu Lhokseumawe. Selama kegiatan penurunan alat peraga kampanye tersebut berjalan dengan lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bagaimana Kalau Prabowo Kalah Lagi?

Terpilih kembali atau tidaknya petahana adalah sebuah hal yang wajar di alam demokrasi. Karena tujuan dari pesta demokrasi, atau yang kita sebut Pilpres ini, adalah untuk mengukur kepuasan dan ketidakpuasan pada petahana.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER