Namanya Dicatut Relawan Jokowi, Buya Gusrizal: Perbuatan Yang Tidak Beradab

2
903
  • 292
    Shares
Buya Gusrizal Gazahar, Ketua MUI Sumbar. (foto:istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat (Sumbar), Buya Gusrizal Gazahar mengecam keras atas tindakan pencatutan namanya sebagai Dewan Penasehat Pengurus Forum Komunikasi Relawan Pemenangan Jokowi (FKRPJ) Sumbar 2019.

Nama Buya Gusrizal muncul dalam acara deklarasi FKRPJ Sumbar yang dihadiri Ketua Dewan Pembina Relawan Jokowi (Rejo), Sidarto Danusubroto di Kota Padang, Kamis (2/8).

Buya Gusrizal menegaskan ia tidak tahu menahu dengan FkRPJ, dan ia menduga pencatutan namanya sengaja dilakukan untuk mengalihkan perhatian umat dari sikap tegas MUI Sumbar yang menolak Islam Nusantara.

“Pencatutan nama dalam relawan seperti ini, sangat tidak beradab. Wahai masyarakat Minangkabau, lihatlah perlakuan mereka yang tidak malu melakukan perbuatan nista,” kata Buya Gusrizal lewat keterangan tertulisnya yang diterima SERUJI, Kamis (2/8) malam.

Ulama yang merupakan lulusan Al-Azhar Mesir itu menghimbau agar masyarakat tidak percaya dengan pihak-pihak yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keinginannya.

“Karena mempertahankan prinsip hidup Ranah Minang, saya pun difitnah,” ujarnya.

Ditegaskan juga oleh Buya Gusrizal bahwa sebagai Ketua MUI ia tidak berpolitik kekuasaan.

“Ketahuilah!, (MUI) hanya berpolitik keummatan dalam konsep al-Siyasah al-Syar’iyyah,” tegasnya.

Selain nama ulama kondang ranah Minang ini, sejumlah nama tokoh Minang juga tertera dalam jajaran Dewan Penasehat FKRPJ. Diantaranya, Buya Masoed Abidin, Tuanku Bagindo H M Letter, Syofwan Karim Elha, Hendra Irwan Rahim, Ganefri, dan Tafdil Husni.

Juga ada nama Musliar Kasim, Eka Putra Wirman, KH Zainal, Duski Samad, Tuanku Mudo Ismet, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Boy Lestari Datuk Palindih, Insanul, Ramal Saleh, Manaon Lubis, Rizaldi Algamar, Benny Muchtar, Yurdin, dan Haynes Ade. (ARif R/Hrn)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU