Meski Belum Rampung, Tol Medan-Binjai Sumut Segera Diresmikan Presiden

3
99
tol medan-binjai
Perkembangan Jalan Tol Medan - Binjai 29 September 2017. (Foto: Dok BUMN.go.id)

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Pembangunan jalan tol Medan-Binjai, Sumatera Utara atau dari gerbang tol Helvetia- Binjai sepanjang 10,6 kilometer siap dioperasikan dan diresmikan Presiden Joko Widodo.

“Memang masih ada yang belum rampung di Seksi Tanjung Mulia sepanjang 3,3 km karena masih menunggu proses pembebasan lahan yang ditargetkan selesai Desember 2017. Tetapi secara menyeluruh, pembangunan Jalan Tol Medan-Binjai itu siap dioperasikan,” ujar Gubernur Sumut HT Erry Nuradi di Medan, Senin (9/10).

Dia mengatakan itu saat meninjau jalan Tol Medan-Binjai itu bersama Kepala Dinas Pekerjaa Umum Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut, Abdul Haris, Kadis Perhubungan Sumut, Anthony Siahaan, Pimpinan Proyek Pembangunan jalan Tol Medan-Binjai PT Hutama Karya, Hestu Budi, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kunjungan itu untuk melihat langsung perkembangan proyek tersebut yang direncanakan akan diresmikan Presiden Joko Widodo pada 16 Oktober.

Erry menegaskan, dengan dioperasikannya Tol Medan-Binjai itu, maka akan membuat waktu tempuh dari Medan ke Binjai dan sebaliknya akan lebih cepat.

Menurut gubernur, berdasarkan laporan, pembebasan lahan di seksi Tanjung Mulia itu karena adanya masalah kepemilikan lahan.

“Ditargetkan proses pembebasan lahan itu bisa selesai Desember 2017 dan dilanjutkan dengan pembangunan termasuk pembenahan atau penambahan pagar pembatas pengaman yang masih belum keseluruhan,” katanya.

Kepala Kanwil BPN Sumut, Bambang Priono mengatakan, untuk proyek seksi Tanjung Mulia atau tepatnya di Jalan Kapten Sumarsono sepanjang 3,3 km memang masih terkendala pembebasan lahan.

Dia menjelaskan, ada gugatan di pengadilan oleh orang yang mengaku sebagai pemilik lahan dengan memegang atau memiliki grant sultan.

“Sesuai Pasal 86 UU Pengadaan Tanah kalau terjadi sengketa atau perkara untuk proyek pembangunan, maka solusinya adalah konsinyasi,” ujar Bambang.

Nantinya Pengadilan yang menetapkan siapa yang berhak mendapatkan dana pembebasan lahan itu.

Pimpinan Proyek Tol Medan-Binjai, Hestu Budi mengatakan untuk kondisi eksisting badan jalan tol itu sudah 100 persen.

“Tinggal penyempurnaan saja sebelum operasional dimulai setelah dibuka Presiden Jokowi,” katanya.

Budi belum bisa memastikan soal tarif dan jadwal mulai dikomersialkannya jalan tol itu karena menunggu keputusan. (Ant/SU02)

loading...

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Gus Ipul

Gus Ipul Minta Perbankan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta dunia perbankan ikut mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Langkah ini penting...
Pleno KPU Jatim

Ini Hasil Tes Kesehatan Dua Pasangan Calon Pilgub Jatim 2018

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menggelar rapat pleno terbuka terkait pemberitahuan hasil penelitian kesehatan kedua pasangan calon gubernur dan wakil...
Ando

Pemuda Ini Nekat Jual Tiga Teman SMA Secara Online

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Tindakan Ando Sidabutar (18) boleh dibilang nekat. Lelaki kemayu ini, menjajakan tiga temannya di media sosial Facebook miliknya. Namun, belum lagi...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...