Menteri Kominfo Sediakan 200 Ribu Situs Positif untuk Anak Sekolah


PANGKALPINANG, SERUJI.CO.ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyediakan 200 ribu lebih situs positif untuk menjaga generasi penerus bangsa dari konten negatif.

“Kita sudah memblokir 800 ribu situs negatif dan menyediakan 200 ribu konten positif terutama untuk anak sekolah,” kata Menteri Kominfo Rudiantara usai menghadiri seminar “go digitalisasi” di Pangkalpinang, Selasa (6/3).

Ia menjelaskan pemblokiran situs-situs negatif ini tergantung pihak terkait termasuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta masyarakat untuk menjaga anak-anak dari konten negatif seperti pornografi, “hoax” dan lainnya.

“Saya baru mengelola kementerian baru tiga tahun, sementara konten negatif sudah beberapa tahun sebelumnya,” ujarnya.

Namun demikian, Rudiantara meyakini dapat memblokir seluruh konten negatif dengan memperbanyak situs positif.

“Ini hanya masalah waktu untuk memblokir seluruh konten-konten negatif yang dapat merusak generasi penerus bangsa ini,” katanya.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepulauan Babel, Sudarman mengajak pelajar dan masyarakat untuk menggunakan jejaring sosial dengan bijak dan tidak menyebar informasi bohong yang menyesatkan masyarakat.

“Dalam waktu dekat ini kita akan mengunjung sekolah tingkat SLTP dan SLTA untuk bisa berinternet sehat dan tidak mengakses situs-situs negatif,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Jokowi, Propaganda Rusia dan Rand Corporation

Penggunaan istilah Propaganda Rusia ini menjadi masalah besar sebab dalam kapasitas apa Jokowi menyatakan hal tersebut? Apakah sebagai Presiden Republik Indonesia atau sebatas calon presiden (Capres)?

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close