Menkopolhukam Wiranto Hadiri Peluncuran Bus Perintis Natuna Kepri

NATUNA – Perum DAMRI cabang Batam dipercaya oleh Pemerintah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau untuk mengoperasikan Bus Perintis antar kota di Natuna.

Peluncuran Bus Perintis antar kota di Kabupaten Natuna yang dilaksanakan di Gedung Sri Serindit, Ranai, Kabupaten Natuna pada 8/03/2017 dihadiri oleh Menkopolhukam Wiranto, Gubernur Kepri Nurdin Basirun, General Manager DAMRI Batam Arif Hermanto, dan Kasi Operasi DAMRI Batam Johanes Ken, serta pejabat pemerintah setempat dan anggota dewan.

Melalui Kasi Operasi DAMRI Batam Johanes Ken yang dihubungi SERUJI menjelaskan bahwa bus perintis di Kabupaten Natuna ini menggunakan 3 unit bus dengan trayek Ranai – Selat Lampa dengan jarak tempuh 70 km, tarif Rp 19000 per orang. Rute kedua Ranai – Teluk Buton jarak tempuh 56 km dengan tarif Rp 16000 per orang.

Bus yang digunakan adalah jenis 3/4 berkapasitas 20 seat, dengan 4 ritase per hari. Jam operasional dimulai dari pukul 07.00 sampai dengan pukul 16.00.

“Kedepannya Perum DAMRI cabang Batam dapat dipercaya lagi dalam menjalankan bus perintis antar kota di Kabupaten Natuna dan bisa berkembang ke daerah lainnya,” kata Johanes.

Kehadiran Wiranto di Natuna adalah dalam rangka program Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) mencanangkan Gerakan Pembangunan Terpadu Wilayah Perbatasan (Gerbangdutas) 2017 di Kabupaten Natuna, Rabu (8/3/2017).

EDITOR: Iwan Y

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Goenawan Mohamad, Nyaplok JP dan Ngobok-obok PAN

Setelah berhasil mengobok-obok dan mencaplok Jawa Pos, Goenawan Mohamad (GM) sekarang mengalihkan operasinya dengan mengobok-obok PAN (Partai Amanat Nasional).

Politisi Kampungan

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.