Mantan Wali Kota Banda Aceh Minta Pelaku Prostitusi Segera Bertaubat

0
33
Prostitusi (ilustrasi)

BANDA ACEH, SERUJI.CO.ID – Mantan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengaku prihatin serta menyayangkan atas terjadinya praktik prostitusi online di negeri yang memberlakukan hukum syariat Islam dan meminta para pelaku segera bertaubat sebelum terlambat.

“Kita semua prihatin dan malu terhadap kejadian atau praktik prostitusi online di Aceh,” kata mantan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal di Banda Aceh, Jumat (30/3).

Ia berharap semua pihak tidak mengucilkan atau mencemooh bahkan menghakimi para pelaku prostitusi online tersebut akan tetapi bersama-sama merangkul mereka (pelaku prostitusi) dan kemudian diajak kembali ke jalan Allah SWT.

“Kita ajak mereka agar segera bertaubat dengan benar-benar taubat (taubatun nasuha) sebelum ajal tiba karena ajal bisa datang kapan saja dalam hitungan detik sekalipun,” tambah Illiza yang sering disapa Bunda.

Selian itu lanjutnya, hukum harus diteggakkan dengan sungguh- sungguh agar setelah mereka (pelaku prostitusi) menjalani hukuman tidak mengulagi lagi perbuatan keji dan mungkar yang dapat mencoreng nama baik daerah tersebut.

Illiza sepakat, perbuatan pelaku prostitusi adalah salah satu perbuatan keji dan selain itu juga pelaku telah mencoreng wajah kedua orang tuanya, daerah asal, bahkan secara umum provinsi yang selama ini memberlakukan hukum syariat Islam.

“Kendati demikian, sesunggughnya jika para pelaku sadar, lalu segera bertaubat kepada Allah atas perbuatannya maka kita belum tentu lebih baik dari mereka,” ujar mantan Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Banda Aceh itu.

Mantan Wali Kota Banda Aceh juga mengutip ayat Alquran diantaranya, “Dan janganlah kamu mendekati zina; sungguh zina itu suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS.Al Israa, ayat 32).

Kemudian di ayat yang lain, “Dan jika mereka bertaubat, melaksanakan salat dan menunaikan zakat, maka (berarti mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.” QS. At-Taubah, ayat 11).

Sebelumnya, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh telah menangkap seorang pria yang diduga sebagai germo atau pelaku prostitusi oline berinisial (MRS).

Hasil pengembangan tersebut secara bersamaan juga turut diamankan tujuh orang perempuan yang diduga terlibat dalam kasus tersebut diantaranya, Ayu (28), CA (24), RM (23), DS (24), RR (21), IZ (23), dan MJ (23).

Kemudian secara terpisah diwaktu berbeda, jajaran Kepolisian Resor (Polresta) Lhokseumawe juga telah menangkap sebanyak tujuh pelaku prostitusi online di kawasan Cunda, Kecamatan Muara Dua, Senin (26/6) malam.

Ada pun indentitas pelaku tersebut, FA (28), CSM (35), MS (50), GW (33), SR (21), RR (24), dan ES (33). (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA

Polres Pelabuhan Sita Ribuan Botol Miras

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Pelabuhan, Sulawesi Selatan, menyita 5.267 botol minuman keras beralkohol berbagai merek saat melakukan razia di beberapa lokasi diskotek, pub,...

Setnov Bantah Keterangan Perawat dan Satpam RS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) membantah sejumlah keterangan perawat dan anggota satpam RS Medika Permata Hijau yang mengatakan dirinya sadar...

Mourinho Bantah Telah Menjual Salah

LONDON, SERUJI.CO.ID - Mantan manajer Chelsea Jose Mourinho tidak terkejut dengan penampilan bagus penyerang Liverpool Mohamed Salah pada musim ini, dan mengatakan keputusan untuk...
Febri Diansyah

KPK Panggil Tiga Anggota DPRD Kota Mojokerto

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga anggota DPRD Kota Mojokerto dalam penyidikan tindak pidana korupsi suap pengalihan anggaran pada Dinas Pekerjaan...
yasonna laoly, menkumham

Terkait Isu TKA, Ini Komentar Menkumham

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H Laoly menilai isu Tenaga Kerja Asing (TKA) terlalu dipolitisasi. "Jadi ini kan terlalu...