Mantan Pecandu Narkoba Bakal Dapat Bantuan Usaha Produktif

REJANG LEBONG, SERUJI.CO.ID – Mantan pecandu narkoba yang menjalani rehabilitasi di Panti Karunia Insani House, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mendapat bantuan pengembangan usaha produktif.

Menurut keterangan ketua Yayasan Wahyu Insani yang mengelola Panti KIH Rejang Lebong, Femmy Sarnianzah di Rejang Lebong, Kamis (19/10), bantuan untuk mantan pencandu narkoba ini akan diberikan oleh Kemensos RI dalam bentuk program bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

“Besaran bantuan yang akan diberikan dalam program UEP ini per orangnya Rp 5 juta. Bantuan ini khusus diberikan kepada mereka yang sudah menjalani rehabilitasi di panti ini,” katanya.

Adapun calon penerima bantuan program tersebut, saat ini sudah 24 orang yang masih menjalani rehabilitasi di Panti Karunia Insani House. Semuanya adalah mantan pecandu narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (nafza) yang berasal dari Rejang Lebong serta daerah lainnya di Bengkulu maupun di Sumsel.

Bantuan yang akan diberikan oleh Kemensos ini nantinya bukan berupa uang tunai, melainkan berbentuk barang atau materi yang nilainya sebesar Rp 5 juta.

Bantuan barang yang masih dalam pengadaan ini akan diberikan sesuai dengan kebutuhan usaha yang akan dilakoni calon penerima.

“Bantuannya berupa barang, bentuknya bervariasi sesuai dengan minat atau bidang usaha yang akan dijalankan oleh mantan pecandu nafza, mulai dari playstation, saldo pulsa, barang untuk warung manisan, pertanian, peternakan dan sebagainya,” ujar Femmy.

Diharapkan dengan adanya bantuan UEP itu nantinya mantan pencandu nafza ini bisa mengembangkan usahanya dalam kehidupan sehari-hari sehingga tidak kembali terpengaruh dengan narkoba.

Sebelumnya 15 dari 50 mantan pekerja seks komersial (PSK) yang menjalani pembinaan di Panti Karunia Insani House juga mendapatkan bantuan dari Kemensos untuk modal usaha dengan besaran Rp 3 juta per orangnya.

Bantuan ini hanya diberikan kepada mantan penyandang masalah sosial itu yang sudah bertobat dan ingin kembali ke masyarakat. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER