Mahyeldi: 10 Program Unggulan Pemkot Padang Hampir Tercapai

0
572
  • 206
    Shares
Mahyeldi Ansharullah

PADANG, SERUJI.CO.ID – Wali Kota (Wako) Padang, Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyebutkan target 10 program unggulan yang dicanangkan sejak awal kepemimpinan 2014 bersama wakil wali kota hampir tercapai.

“Dari sepuluh, pemberian santunan kematian dan pembangunan terminal tipe A yang masih terkendala aturan pusat,” kata dia, di Padang, Selasa (3/10).

Menurutnya beberapa program unggulan yang secara evaluasi dinilai baik seperti rehabilitasi rumah tidak layak huni secara target 5.000 rumah, lebih tujuh puluh persen telah rampung melalui program bedah rumah tersebar di sebelas kecamatan.

Loading...

Kemudian pembangunan Pasar Raya, pembangunan pasar inpres mendekati rampung dan akan diresmikan akhir tahun ini.

Di samping itu juga melakukan revitalisasi sarana seperti jalan, trotoar dan drainase juga lebih 80 persen telah dilakukan.

Untuk revitalisasi objek wisata, target dalam mempercantik pantai lewat program Kawasan Wisata Terpadu Gunung Padang memang belum maksimal.

Namun respon positif masyarakat dengan meningkatnya jumlah wisatawan di objek wisata baru seperti Tugu Perdamaian dan IORA membuktikan upaya revitalisasi sesuai harapan.

“Tinggal saja menambah sarana prasarana dan penguatan pemeliharaan kawasan,” tambahnya.

Sedangkan untuk penciptaan 10.000 wirausahawan baru mulai terbukti dengan munculnya usaha mikro kecil menengah di seluruh kecamatan.

Khusus untuk ini, melalui Dinas Koperasi dan UMKM serta beberapa instansi lainnya pihaknya juga rutin membuka pelatihan untuk wirausahawan baru.

Kemudian melalui Badan Amil Zakat Nasional juga dilakukan pembinaan wirausahawan baru.

“Diharapkan tahun depan target dapat tercapai,” kata dia.

Program lain yakni peningkatan dana operasional kecamatan, kelurahan, RT/RW juga telah dilakukan.

“Kekurangan yang ada akan dikebut hingga 2019, namun tetap pihaknya melakukan pembaruan program sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar dia.

Beberapa program yang nantinya akan diprioritaskan seperti “command centre” Padang kota pintar, Tahfiz Quran, serta beragam investasi akan menjadi rencana pembangunan ke depan.

“Intinya dilakukan dengan budaya kerja oleh aparatur serta dukungan menyeluruh dari warga lewat kritik dan aspirasinya,” kata Mahyeldi.

Sementara itu salah satu dosen di Universitas Andalas Ade Djulardi mengatakan capaian pembangunan di masa Mahyeldi dan Emzalmi dinilai baik.

Menurutnya terjadi perubahan pola kehidupan di kota Padang dalam beberapa tahun ke belakang.

“Bila dilihat, budaya warga di Padang mirip di Bandung, Surabaya dan kota besar lainnya,” kata Ade. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU