Mahasiswa Desak Gubernur Aceh Tolak BPKH

0
77

BANDA ACEH, SERUJI.CO.ID – Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Rakyat Aceh Menggugat mendesak Gubernur Aceh menolak dan menyatakan keberatan terhadap rencana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang ingin mengelola aset wakaf rakyat Aceh di Mekkah, Arab Saudi.

Desakan tersebut disampaikan mahasiswa dalam unjuk rasa di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Rabu (14/3).

Unjuk rasa tersebut hanya ikuti sembilan demonstran.

Koordinator Forum Rakyat Aceh Menggugat Tuanku Muhammad menyatakan, BPKH menyampaikan rencana investasi terhadap aset wakaf untuk rakyat Aceh atau dikenal wakaf Habib Bugak. Rencana menimbulkan gejolak di masyarakat.

“Aset wakaf tersebut diberikan Habib Bugak sekitar tahun 1800-an Masehi. Wakaf sejumlah aset di Mekkah tersebut diberikan untuk kepentingan rakyat Aceh,” kata dia.

Dari aset wakaf tersebut, lanjut dia, jamaah haji Aceh mendapat penggantian biaya pemondokan per orangnya. Uang tersebut diberikan sejak musim haji 2007.

Tuanku Muhammad mengatakan, rencana BPKH ingin mengelola aset wakaf tersebut telah memunculkan kekhawatiran masyarakat Aceh. Padahal, pengelolaan aset wakaf sudah berjalan dengan sangat baik.

“Oleh karena itu, kami mendesak Gubernur Aceh menyatakan secara tertulis keberatan atas rencana BPKH mengelola aset wakaf rakyat Aceh tersebut,” kata Tuanku Muhammad yang disambut teriakan “hidup mahasiswa” oleh pengunjuk rasa.

Usai menyampai aspirasinya, pengunjuk rasa meninggalkan Kantor Gubernur Aceh dengan tertib. Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat puluhan Satpol PP dan personel Polresta Banda Aceh. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU