Mahasiswa Aceh Desak Pemerintah Usut Kematian Bayi Akibat Kelalaian RS

BANDA ACEH, SERUJI.CO.ID – Mahasiswa menuntut Bupati Aceh Singkil dan kepolisian setempat mengusut kematian bayi dalam kandungan yang diduga akibat kelalaian tenaga medis rumah sakit daerah setempat.

Tuntutan tersebut disampaikan belasan mahasiswa yang tergabung Aliansi Mahasiswa Sekata Sepakat (AMSS) dalam unjuk rasa di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Kamis (15/3).

Dalam aksi tersebut, massa mahasiswa mengusung spanduk bertuliskan “Bupati, DPRK, Polres Aceh Singkil Jangan Buta Kasus Kematian Bayi di RS Aceh Singkil”.

Selain itu, massa mahasiswa juga mengusung poster bertuliskan “Jelang milad Aceh Singkil bayi meninggal sebagai kadonya”, “Obat RSUD Aceh Singkil jangan sampai membunuh pasien”.

Aksi mahasiswa tersebut mendapat pengawalan ketat polisi. Unjuk rasa itu juga mendapat perhatian masyarakat yang lalu lalang di bundaran padat lalu lintas tersebut.

Zazang Nurdiansyah, koordinator aksi, menyatakan kejadian miris terjadi di RSUD Aceh Singkil. Di mana seorang bayi meninggal dunia dalam kandungan karena diduga akibat kelalaian pihak rumah sakit.

“Pihak rumah sakit harus bertanggung jawab atas kasus tersebut. Oleh karena itu, kami mendesak kepolisian, Bupati maupun DPRK Banda Aceh mengusut tuntas kasus kematian tersebut hingga tuntas,” desak Zazang.

Zazang menambahkan, pihaknya juga mendesak Pemerintah Aceh Singkil lebih serius lagi memperhatikan rumah sakit setempat, baik fasilitas maupun pelayanannya.

“Banyak masalah yang terjadi di RSUD Aceh Singkil. Berbagai permasalahan terjadi di rumah sakit tersebut karena pelayanan yang kurang maupun fasilitas belum mencukupi,” katanya.

Usai menyampaikan aspirasinya, belasan mahasiswa asal Kabupaten Aceh Singkil tersebut membubarkan diri serta meninggalkan Bundaran Simpang Lima dengan tertib. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terima Kasih Ahok!

Najmul Akhyar

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER