close

Legislator Sumbar Desak Pemprov Revisi Perda Maksiat

PADANG, SERUJI.CO.ID – Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Albert Hendra Lukman mendesak pemerintah provinsi setempat segera merevisi Perda Nomor 11 Tahun 2010 tentang maksiat karena akan menjadi acuan hukum dalam menyikapi persoalan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

Kami meminta pemprov segera menyerahkan draft perda itu ke DPRD sehingga dapat dibahas, kata dia di Padang, Kamis (15/3).

Ia menambahkan perda ini akan menjadi aturan hukum dalam mengantisipasi perkembangan LGBT di Sumbar, karena persoalan ini telah menjadi perhatian publik.

Saat ini dalam perda maksiat tersebut belum memiliki ketentuan dan tata cara mengantisipasi persoalan LGBT sehingga perlu direvisi, tujuannya agar perkembangan LGBT dapat diminimalkan.


Ia juga menekankan revisi terhadap perda maksiat itu tidak hanya terfokus pada satu persoalan saja, akan tetapi dapat menampung persoalan baru yang belum diatur dalam perda maksiat tersebut.

Namun poin terpentingnya nanti adalah larangan aktivitas LGBT di Sumbar, ujar dia.

Sebelumnya Ketua Bapem Perda (Badan Pembuatan Peraturan Daerah) DPRD Sumbar, Mockhlasin mengemukakan revisi ini bertujuan agar pelarangan seks menyimpang LGBT memiliki aturan hukum yang jelas.

DPRD Sumbar bersama pemerintah provinsi (Pemprov) berencana merevisi perda Nomor 11 Tahun 2010 tentang maksiat yang telah dimiliki provinsi tersebut.

“Kita sudah membicarakan ini secara informal dengan pemerintah daerah dan arah pembicaraannya juga telah jelas,” tambah dia.

Ia menyebutkan pihaknya sedang menunggu draft revisi Perda Nomor 11 tahun 2010 tentang maksiat oleh pemerintah provinsi.

“Kita minta pemerintah provinsi segera mengantarkan draf perda tersebut, pasalnya keberadaan LGBT sangat meresahkan masyarakat, katanya. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Takut Komplikasi Diabetes? Ketahuilah Kadar Gula Darah Anda

Merasa badan tidak enak, dan kalau gula darah dirasakan tinggi. “Hhmm, apa gula darah yang tinggi dapat dirasakan,” bisik saya dalam hati.

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Pemungutan Suara Ulang Berpotensi Terjadi di Sekitar 10 TPS Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Sedikitnya 10 Tempat Pemungutan Suara (TPS)...

Penghitungan dan Rekapitulasi Suara Pemilu 2019 Kota Medan Dimulai Hari Ini

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kota...

Tabrak Satu Mobil dan Empat Motor, Polisi Belum Tetapkan Denny Sebagai Tersangka

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Denny Supari (36), pelaku kecelakaan lalu...

Hingga Kini Tercatat Satu Distrik di Intan Jaya Yang Belum Lakukan Pemungutan Suara

JAYAPURA, SERUJI.CO.ID - Ketua KPU Papua Theodorus Kossay mengakui, hingga...

KPUD Jakarta Percepat “Entri-Pindai” Data Form C1

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta...

Jelang UN SMP, Kemendikbud Minta Ujian Harus Mengutamakan Kejujuran

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP)...

TERPOPULER

Hitung Cepat: Prabowo Menang di 20 Provinsi Namun Kalah Nasional, Begini Perhitungannya

Namun, walau unggul di lebih banyak Provinsi, Prabowo-Sandi secara nasional hanya mampu kumpulkan 45,7 persen suara, masih kalah peroleh suara dari Jokowi-KH Ma’ruf yang unggul di 54,30 persen.

Hitung Cepat: Prabowo Unggul di 20 Provinsi, Jokowi di 14 Provinsi

Terlihat, pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga unggul di 20 provinsi di Indonesia. Sementara pasangan nomor urut 01, Jokowi-KH Ma'ruf Amin hanya unggul di 14 provinsi yang ada di Indonesia.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Soal Sujud Syukur Prabowo, Begini Pendapat Ketua Bidang Hukum PP Muhammadiyah

Kata Busyro, sujud syukur menjadi tanpa dasar apabila ditujukan untuk merayakan kemenangan, sementara hasil resmi pemilu dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum diumumkan.