Legislator Minta BBPOM Ajukan Penjual Produk Ilegal Secara Hukum

0
39
Obat ilegal
Obat-obatan ilegal yang ditemukan BPOM dan Bareskrim. (Foto: Istimewa)

PADANG, SERUJI.CO.ID – Ketua Komisi V DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Hidayat meminta Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) setempat agar mengajukan perusahaan yang menjual produk ilegal ke ranah hukum untuk memberi efek jera, dan mengantisipasi peredarannya di masyarakat.

Selama ini BBPOM terlihat hanya melakukan pemusnahan barang-barang ilegal hasil razia saja, sedangkan membawa hal itu ke ranah hukum masih belum terlihat, kata dia di Padang, Rabu (28/3).

Ia mengapresiasi berbagai razia produk ilegal baik berupa makanan, obat, jamu, kosmetik yang mengandung bahan berbahaya, namun tanpa adanya proses hukum tentu tidak akan menimbulkan efek jera.

Ketidaktegasan dalam penerapan proses hukum akan dapat menjadi celah bagi perusahaan nakal untuk tetap memproduksi dan menjual barang ilegal tersebut kepada masyarakat.

Lemahnya sanksi dapat dipastikan membuat barang-barang berbahaya itu terus beredar di masyarakat, ujar dia.

Sementara Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Sumbar, Martin Suhendri mengatakan pihaknya secara rutin terus mengawasi produk makanan, obat dan kosmetik ilegal yang beredar di masyarakat.

Untuk memberi efek jera, BBPOM juga telah membawa perusahaan dan penjual produk ilegal itu ke jalur hukum.

Pada 2017 lanjutnya, ada 12 kasus yang diproses secara hukum, sebagian sudah dilimpahkan ke pengadilan, dan sisanya masih dalam proses.

Sementara sejak Januari 2018 pihaknya telah membawa empat kasus ke ranah hukum yakni penjualan kosmetik palsu, jamu ilegal dan obat kedaluarsa.

Satu kasus di Kota Padang, satu kasus di Tapan Pesisir Selatan, dan dua kasus di Payakumbuh, ujarnya. (Ant/SU02)

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU