Kreditur yang Menarik Jaminan Fidusia Secara Paksa Terancam Pidana

0
157

PEKANBARU – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham)melalui kantor Wilayahnya di Pekanbaru, Riau, mengadakan sosialisasi mengenai perlindungan hukum terhadap masyarakat dalam hal jaminan fidusia yang diadakan secara bergiliran di kota-kota besar di seluruh Provinsi Riau.

Setelah beberapa waktu lalu Kemenkumham mengadakan sosialisasi di Kota Duri maka pada hari ini Senin (17/7), diadakan Sosialisasi di Kota Bengkalis. Acara yang diadakan di ruang pertemuan Hotel Pantai Marina Bengkalis, dihadiri oleh berbagai kalangan yang berkepentingan terhadap masalah Fidusia. Diantaranya dari kalangan Perbankan, Lembaga-lembaga Pembiayaan, Bagian Hukum kantor Pemerintahan Daerah, Pemerintahan Desa, Notaris, Imigrasi, Kepolisian, Rubasan dan praktisi hukum lainnya.

Nara Sumber yang hadir adalah dari Tim Hukum Umum Kemenkumham Jakarta, yang di pimpin oleh Bapak Iwan Supriadi, SH., Kasubdit Hukum Umum Direktorat Perdata.

Pembahasan sosialisasi Fidusia ini terkait dengan PP-RI Nomor 21 Tahun 2015 tentang Tata cara pendaftaran jaminan fidusia dan biaya pembuatan akta jaminan fidusia.

Peraturan Pemerintah tersebut terkait dengan 3 macam peraturan menteri yaitu Permen Hukum dan HAM RI Nomor 9 Tahun 2013 tentang pemberlakuan pendaftaran jaminan fidusia secara elektronik

Kedua adalah Permen Hukum dan HAM RI Nomor 8 Tahun 2013  tentang pendelegasian penandatanganan sertifikat jaminan fidusia secara elektronik

Ketiga adalah Permen Hukum dan HAM RI Nomor 10 Tahun 2013 tentang tata cara pendaftaran jaminan fidusia secara elektronik

Hal yang paling disorot dan menjadi perhatian dalam Sosialisasi ini adalah Jaminan Fidusia yang di lelang dengan cara dibawah tangan bisa menyebabkan kreditur diancam pidana, begitu juga ketika jaminan fidusia ditarik secara paksa oleh kreditur tanpa melalui prosedur penarikan yang sah dapat diancam pidana.

Lebih lanjut Iwan menjelaskan Fidusia adalah pengalihan hak atas suatu kepemilikan barang dalam hal ini adalah kepada Kreditur. Dalam benda Jaminan Fidusia tersebut, sebagian dari jaminan tersebut sudah menjadi milik nasabah dan sebagiannya juga adalah milik dari Kreditur

Menurut salah satu narasumber lain dari Kanwil Kemenkumham Pekanbaru, pendaftaran fidusia selama tahun 2016 sebanyak 213.223 transaksi dan sampai hari ini selama tahun 2017 terdapat sebanyak 122.023 transaksi pendaftaran fidusia di Provinsi Riau.

Barang Jaminan bergerak yang tidak didaftarkan Fidusia jika terjadi macet pembayaran oleh nasabah atau debitur maka kreditur yang menarik paksa dapat dilakukan proses pemidanaan perampasan dengan ganti rug.

JIka jaminan fidusia telah didaftarkan maka kreditur dalam melakukan penarikan jaminan fidusia harus melalui prosedur resmi yang wajar diantaranya dengan meminta pengawalan dari pihak kepolisian sesuai Perkap no 8 tahun 2011 dan melakukan lelang terbuka.

Namun, walaupun jaminan fidusia telah didaftarkan tetap tidak dibenarkan penarikan yang dilakukan oleh Debt Collector. Jika hal tersebut terjadi maka pihak Debt Collector pun bisa terkena sanksi pidana.

“Kreditur tidak dapat mengambil semua hasil lelang jaminan fidusia yang gagal bayar. Lelang terbuka harus dilakukan untuk melunasi sisa hutang fidusia nasabah atau debitur, dan sisa dari pelunasan harus dikembalikan pada nasabah atau debitur,” tutup Iwan Supriadi. (Rory/Hrn)

Komentar

BACA JUGA

Bhayangkara FC Yakin Dengan Kemampuan Tim Mereka

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Juara GoJek Traveloka Liga 1 Bhayangkara FC merasa yakin dengan kemampuan tim yang dianggap dapat melalui jadwal padat di kompetisi sepanjang...

DPR Sudah Terima Usulan Calon Gubernur BI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan DPR RI sudah menerima surat dari Presiden Joko Widodo perihal usulan calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2018-2023. Anggota Komisi XI DPR...

Kasus Pencabulan Siswa, Sekolah Dinilai Tidak Peka Terhadap Aduan Orang Tua Korban

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Kasus pencabulan pada siswa yang terjadi di sekolah swasta di Surabaya, sebenarnya bisa diatasi sejak awal jika pihak sekolah peka terhadap...

Polda Metro Akan Periksa Elvy Sukaesih Pada Senin Depan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berencana memeriksa pedangdut senior Elvy Sukaesih terkait dugaan penyalahgunaan narkoba putrinya, Dhawiya Zaida, pada...
Febri Diansyah

KPK Periksa Tujuh Saksi Kasus Bupati Kebumen

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa tujuh saksi dalam penyidikan terkait tindak pidana korupsi suap pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kebumen...
loading...
DANUR

‘Metamorfosis UPK PPK-PNPM Mandiri Perdesaan menjadi BUMDesa Bersama’

Unit Pengelola Kegiatan (UPK) merupakan bentukan Pemerintah Pusat melalui Program Pengembangan Kecamatan (PPK) sejak Zaman Presiden Habiebie (1998) Program Padat Karya yang bertujuan memberdayakan...

Mahasiswa Siap Amankan Pilkada Jatim

Surabaya - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Timur mengajak mahasiswa di wilayah itu menyukseskan Pilkada damai melalui sebuah acara yang dikemas "cangkrukan" di Mapolda...
Al Battani

Penemu Kala Revolusi Bumi Ternyata Muslim

Revolusi bumi adalah peredaran bumi mengelilingi matahari pada orbitnya. Revolusi bumi ini bisa terjadi akibat tarik menarik antara gaya gravitasi bumi dengan gaya gravitasi...