Kepala BNPB Minta Polda Riau Tak Beri Ruang Gerak Bagi Pelaku Pembakar Lahan

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, meminta jajaran Polda Riau sebagai garda penegak hukum di Satuan Tugas Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Riau, tidak pandang bulu dan jangan memberi ruang gerak bagi pelaku pembakar lahan.

“Saya harap jajaran Polda Riau bisa optimal, tak berikan ruang bagi pihak manapun. Cari sampai ke akar-akarnya yang jadi penyebabnya,” kata Doni Monardo usah memimpin Apel Siaga Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Riau, di Kota Pekanbaru, Rabu (10/7) sore.

Selama menghadiri acara berkaitan pencegahan Karhutla Riau di Kota Pekanbaru sejak Rabu (10/7) pagi, Doni Monardo berkali-kali meminta instansi Polri untuk bersikap tegas dalam penegakan hukum sebagai elemen yang penting untuk pencegahan Karhutla.

Bahkan, ia sampai meminta agar polisi meniru semangat mendiang Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Dr. Sutopo Purwo Nugroho, dalam menangani penegakan hukum Karhutla di wilayah itu.


Ia menilai sosok Sutopo merupakan pahlawan kemanusiaan karena mendedikasikan hidupnya untuk rakyat dan bangsa Indonesia, meski semasa hidupnya juga terus berjuang melawan kanker yang diidapnya.

“Kita kehilangan doktor Sutopo, sosok yang tak henti-hentinya kerja. Kita jangan andalkan satu Sutopo, harus banyak Sutopo lainnya di lembaga kita terutama dari TNI-Polri,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, mengatakan sejak Januari hingga kini jajarannya sudah menangani 16 kasus Karhutla.

“Artinya Polda Riau tak main-main dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan ini,” katanya.

Ketika ditanyakan apa perintah untuk jajarannya apabila menemukan oknum TNI-Polri yang terlibat Karhutla, Kapolda Riau menyatakan tidak ada pengecualian karena semua orang adalah sama di mata hukum.

“Saya rasa di mata hukum semua sama, baik TNI maupun Polri. Kalau kedapatan ada oknum TNI maupun Polri terlibat di dalamnya (Karhutla), tentu akan kita lakukan tindakan tegas sesuai dengan jalurnya,” kata Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Ahok Menohok

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.

DPR Terima Surat KPK Soal Firli, Gerindra: Aneh Komisioner Lakukan Serangan di Detik-Detik Akhir

"Ini ada ketakutan yang luar biasa terhadap Firli. Penolakan luar biasa kepada Firli kan aneh nah ini lah intinya dalam fit and proper test ke depan kita akan pertanyakan hal-hal yang seperti itu," ungkap Desmond.

Akhirnya, KPAI Cabut Surat Permintaan Penghentian Audisi Bulu Tangkis Djarum

Kesepakatan itu diambil usai pertemuan antara KPAI dengan PB Djarum yang dipimpin oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi hari ini di Kantor Kemenpora, Jakarta, hari ini, Kamis (12/9).

Habibie Berpulang dengan Didampingi Anak-Cucu dan Keluarga Dekat

Presiden ke-3 RI Burhanuddin Jusuf Habibie saat wafat di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9), ditemani oleh keluarga dekat termasuk kedua anak dan cucu-cucunya.

Innalillahi, Presiden ke-3 RI BJ Habibie Wafat Pada Pukul 18.05 WIB

Habibie wafat pada usia 83 tahun di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto Jakarta Rabu pukul 18.05 WIB, menurut Putra Habibie, Thareq Kemal Habibie.

Perluasan Ganjil-Genap Hari Pertama: Pemprov DKI Klaim Polusi Udara Turun

"Semalam Airvisual telah merilis hasil pengukuran mereka, di mana Jakarta yang sebelumnya ada di peringkat satu atau dua kota terpolusi di dunia, semalam saya lihat di rilisnya sudah turun jadi peringkat ke 9," ujar Syafrin

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Bejat, Oknum Guru Meniduri Muridnya Ratusan Kali Bermodal Janji Menikahi

Aksi bejat yang berlangsung sejak tahun 2014 saat Lan masih berusia 14 tahun itu, dilakukan dengan jurus rayuan telah jatuh cinta pada Lan dan berjanji akan menikahi jika Lan telah berusia 18 tahun.