Kebakaran di Bangka Belitung Tewaskan Pemilik Rumah

BANGKA BARAT, SERUJI.CO.ID – Kapolsek Jebus, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Kompol Alam Bawono mengatakan peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Airgantang, Paritriga menewaskan pemilik rumah.

“Pada peristiwa yang terjadi pada Selasa (6/3) sekitar pukul 23.30 WIB tersebut, pemilik rumah Lim Nyuk Loi (89) tidak bisa diselamatkan karena kobaran api yang membesar dengan cepat,” kata Kapolsek Jebus Kompol Alam Bawono saat dihubungi dari Muntok, Rabu (7/3).

Ia mengatakan, kejadian kebakaran rumah yang berlokasi di Dusun Penganak tersebut berlangsung cukup cepat karena rumah milik korban terbuat dari papan kayu yang mudah terbakar.

Berdasarkan informasi dari saksi, proses terjadinya kebakaran sangat cepat dan sulit untuk dipadamkan.

Ia menjelaskan, saksi saat itu hendak pergi ke belakang rumahnya yang bersebelahan dengan rumah korban dan melihat api berasal dari kiri sebelah rumah korbanmulai membesar.

Saksi kemudian berteriak meminta tolong kepada masyarakat dan memangil anak korban yang tinggal tidak serumah dengan orang tuanya.

Setelah mereka tiba di lokasi kejadian, api sudah terlanjur membesar dan sangat sulit dipadamkan.

“Usia korban juga sudah sangat tua sehingga tidak bisa menyelamatkan diri,” kata dia.

Berdasarkan keterangan dari anak korban, orang tuanya yang memilih hidup sendiri dalam 10 tahun terakhir, memiliki kebiasaan membakarnya obat nyamuk menjelang tidur malam.

“Kami menduga obat nyamuk bakar itu yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran,” katanya.

Selain menewaskan pemilik rumah, api juga membakar satu unit sepeda motor dan dua unit mesin tempel kapal yang ditaksir sekitar Rp 40.000.000.

“Kami imbau masyarakat selalu waspada dan hati-hati untuk mengantisipasi kejadian serupa, jika memang harus menyalakan obat nyamuk bakar sebaiknya diberi wadah dari seng atau bahan lain yang antiapi dan jauhkan dari barang-barang yang mudah terbakar,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

TERPOPULER

Akhirnya, Dahnil Anzar Bergabung di Pemerintahan Jokowi Sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan

Dahnil yang dikenal sangat keras mengkritisi pemerintahan Presiden Jokowi sebelumnya, mengaku baru ia yang ditunjuk Prabowo sebagai staf khusus yang berwenang di bidang Komunikasi publik pada bidang sosial ekonomi dan hubungan antara lembaga.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

close