Kapolda Babel Pastikan Isu Akan Terjadinya Tsunami Hoaks

PANGKALPINANG, SERUJI.CO.ID – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kepulauan Bangka Belitung, Brigjen Polisi Istiono menyatakan isu akan terjadinya tsunami adalah hoaks karena Babel bukan wilayah ring of fire bencana tersebut.

“Omong kosong kalau akan terjadi tsunami di Babel,” kata Brigjen Polisi Istiono saat rapat koordinasi persiapan arus mudik Lebaran 2019 di Pangkalpinang, Kamis (23/5).

Ia mengatakan isu tsunami ini dapat mempengaruhi kunjungan wisatawan di sentra-sentra pariwisata di Bangka Belitung selama Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriyah. Oleh karena itu, isu-isu seperti ini tidak boleh ada, karena potensi terjadi bencana tersebut di Babel sangat tipis.

Babel bukan daerah ring of fire yang artinya daerah yang sering mengalami gempa bumi dan letusan gunung berapi yang mengelilingi cekungan Samudra Pasifik. Daerah ini berbentuk seperti tapal kuda dan mencakup wilayah sepanjang 40.000 kilometer.

“Sangat tipis terjadi tsunami di perairan Bangka Belitung. Oleh karena itu, masyarakat dan wisatawan jangan percaya isu-isu yang tidak jelas tersebut,” katanya.

Menurut dia isu-isu tsunami sempat dipercayai masyarakat. Seperti kejadian menjelang Natal tahun ini, masyarakat Toboali Kabupaten Bangka Selatan sempat percaya akan terjadi tsunami di daerah itu.

“Tengah malam masyarakat harus mengungsi karena isu tsunami ini. Untung tidak ada korban jiwa akibat berita hoaks tersebut,” katanya.

Ia menambahkan potensi bencana alam di Babel diantaranya banjir, angin kencang dan petir.

“Kami berharap masyarakat tidak mempercayai berita-berita hoaks ini, karena ini akan merugikan diri sendiri,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Modernisasi di Sana Dimulai Dengan Pajak Untuk Pria Yang Berjenggot

Para pria dianjurkan tidak berjenggot. Bagi yang bersikeras tetap berjenggot, mereka dikenakan pajak, sesuai dengan status sosial dan profesi.. Lama saya terdiam mengenang tokoh yang begitu terobsesi membaratkan negaranya: Peter the Great. Soal jenggotpun, ia atur.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER