Jalan Berlubang, Masyarakat Pasaman Barat Minta Pemerintah Perbaiki

SIMPANG EMPAT, SERUJI.CO.ID – Masyarakat Rimbo Canduang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengharapkan pemerintah memperbaiki jalan yang ada daerah itu karena sudah banyak yang rusak.

“Benar, jalan yang banyak berlobang tepatnya jalan alternatif menghubungkan Nagari Aia Gadang menuju jalan jalur 32,” kata salah seorang warga, Dirman (45) di Simpang Empat, Ahad (25/3).

Ia menambahkan ratusan lobang yang digenangi air mengancam keselamatan pengendara dan masyarakat yang melintas di lokasi.

“Jalan yang berlobang cukup lebar dan sudah banyak pengendara yang jatuh,” ujarnya.

Menurutnya panjang jalan yang rusak diperkirakan mencapai dua kilometer lebih. Kerusakan jalan sangat bervariasi, mulai lobang dengan kedalaman 30-50 centimeter hingga genangan air yang menutupi hampir seluruh bagian jalan.

Ia menyebutkan kerusakan jalan sudah terjadi sejak dua tahun terakhir. Selain ditempuh masyarakat, jalan itu juga banyak ditempuh para pejabat menuju areal perkantoran di Padang Tujuh.

“Masyarakat sering melihat pengendara yang terjatuh atau masuk ke dalam lubang. Terlebih saat hujan karena lubang jalan tidak terlihat karena digenangi air,” jelasnya.

Masyarakat setempat berharap, pemerintah segera melakukan perbaikan agar jalan itu bisa dilewati dengan aman.

Sebab, dengan kondisi sekarang akan mengancam keselamatan para pengendara terutama pelajar disaat jam-jam sekolah.

Jalan ini merupakan jalan alternatif menuju pusat Pemkab Pasaman Barat dan Kantor DPRD. Sehingga saat pagi dan sore harinya ratusan pengendara akan melewati jalan itu,” katanya.

Kerusakan jalan terjadi di awal Simpang Batang Lingking hingga perbatasan antara Jorong Rimbo Canduang dengan Nagari Aua Kuniang.

Sementara itu pihak terkait Dinas Pekerjaan Umum Pasaman Barat hingga Ahad (25/3) pagi belum bisa dihubungi untuk diminta keterangan mengenai kondisi jalan tersebut. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER