Harga Minyak Sawit Mentah di Jambi Naik

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Harga minyak sawit mentah (CPO) di Provinsi Jambi periode 13-19 April 2018 mengalami kenaikkan sebesar Rp56 per kilogram yaitu dari Rp7.745 menjadi Rp7.801 per kilogram.

“Sama halnya untuk harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit dan hanya inti sawit pada periode kali ini juga naik,” kata Pejabat Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Jambi, Putri Rainun di Jambi, Ahad (15/4).

Menurut dia, harga inti sawit pada periode kali ini naik Rp60 per kilogram dari Rp5.561 per kilogram menjadi Rp5.621 per kg dengan indeks yang dipakai 89,06 persen.

Sedangkan untuk harga TBS kelapa sawit naik tipis Rp4 per kilogram dari Rp1.391 per kilogram menjadi Rp1.395 per kilogram.

Berikutnya, harga TBS usia tanam tiga tahun yang ditetapkan untuk dua periode tersebut adalah Rp1.395 per kilogram, usia tanam empat tahun Rp1.487 per kilogram, usia tanam lima tahun Rp1.556 per kilogram, usia tanam enam tahun Rp1.621 per kg, dan usia tanam tujuh tahun Rp1.662/kg.

Kemudian, untuk usia tanam delapan tahun senilai Rp1.697 per kg, usia tanam sembilan tahun Rp1.730 per kg, usia tanam sepuluh sampai dengan 20 tahun Rp1.783/kg, usia 21-24 tahun Rp1.730 per kg, dan di atas 25 tahun Rp1.650 per kilogram.

Penetapan harga CPO, TBS, dan inti sawit merupakan kesepakatan tim perumus dalam satu rapat dihadiri para pengusaha, koperasi, dan kelompok tani sawit setempat.

Provinsi Jambi memiliki kebun kelapa sawit seluas 962.000 hektare yang tersebar pada sepuluh kabupaten, dengan produksi sekitar 1.000.000 ton per tahun. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Buruh, Rumah dan Kejahatan Negara

Kementerian kesehatan merilis 6771 KK buang air besar sembarangan di Bekasi. Menjijikkan tentunya. Namun, disebelah kota Bekasi, Kerawang, Luhut Binsar Pandjaitan telah melakukan "topping off" perumahan dan kawasan bisnis Meikarta, dengan nilai projek 20 miliar dolar AS, atau sekitar Rp300 Triliun

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

TERPOPULER

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Kemcer Di Curug Cipeteuy