Harga Cabai Merah di Bukittinggi Turun

0
56
  • 2
    Shares
Pedagang cabe merah
Pedagang cabai merah (ilustrasi)

BUKITTINGGI, SERUJI.CO.ID – Harga cabai merah di Pasar Bawah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami penurunan dalam dua pekan Ramadhan 1439 Hijriah.

Seorang pedagang cabai di Pasar Bawah Bukittinggi, Eli (45) Kamis (31/5), mengatakan sebelum memasuki bulan suci harga komoditas yang sering menjadi penyumbang inflasi di Sumbar itu mencapai Rp60.000 per kilogram.

“Lalu setelah itu berangsur-angsur turun terus. Sekarang saya jual Rp30.000 per kilogram,” tambahnya.

Loading...

Di saat Ramadhan tidak ada kesulitan memperoleh cabai merah yang dibelinya dari daerah Lasi dan Baso Kabupaten Agam.

Sementara harga sejumlah kebutuhan pokok lain di Pasar Bawah dalam dua pekan terakhir menunjukkan kondisi stabil atau tidak mengalami kenaikan dan penurunan yaitu pada komoditas beras dijual Rp13.500 per kilogram untuk kualitas premium, Rp12.000 per kilogram beras kualitas medium.

Kemudian tepung terigu Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp12.000 per kilogram dan minyak goreng kemasan Rp15.000 per liter.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Bukittinggi, Alizar memastikan kebutuhan bahan pokok bagi warga setempat aman.

Sebagai bukan daerah penghasil, pemkot berkoordinasi dengan daerah penghasil seperti Agam dan Solok untuk memenuhi kebutuhan di Bukittinggi serta Bulog jika memerlukan operasi pasar.

“Yang penting masyarakat melakukan pola konsumsi secara wajar, beli sesuai dengan yang dibutuhkan. Itu akan bantu menjaga harga stabil,” ujarnya.

Menurut seorang pembeli, Nizar harga cabai merah memang sudah lebih murah dibanding awal Ramadhan.

“Pagi ini saya beli harganya Rp28.000 satu kilogram. Takut mahal jadi langsung beli dua kilogram, karena dekat lebaran biasa naik,” tambahnya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama