Hakim Vonis Seumur Hidup Terdakwa Pembunuh Istri

REJANG LEBONG, SERUJI.CO.ID – Majelis hakim Pengadilan Negeri Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Rabu (16/5), menjatuhkan vonis hukuman seumur hidup kepada terdakwa kasus pembunuhan isterinya sendiri.

“Terdakwa Maryantoni alias Toni terbukti secara sah telah melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dengan ini majelis hakim Pengadilan Negeri Curup menjatuhkan hukuman seumur hidup,” kata ketua majelis hakim PN Curup Riswan Herafiansyah.

Hukuman seumur hidup yang dijatuhkan kepada terdakwa Maryantoni alias Toni (36), karena telah melakukan pembunuhan terhadap Mia Eka Kurnia (35) yang merupakan istrinya sendiri itu lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan JPU Kejari Rejang Lebong, Arlya Noviana Adam yang menuntutnya dengan hukuman mati.

Riswan Herafiansyah yang bertindak sebagai ketua majelis hakim dibantu hakim anggota Hendri Sumardi dan Relson M Nababan ini memberikan kesempatan kepada terdakwa dan kuasa hukumnya untuk pikir-pikir, apakah akan menerima putusan majelis hakim ini atau melakukan upaya hukum lainnya.

Sementara itu kuasa hukum terdakwa M Gunawan dalam kesempatan itu pihaknya akan berkoordinasi dengan terdakwa dan keluarganya apakah akan menerima putusan majelis hakim atau banding.

“Yang jelas kami masih akan memanfaatkan waktu yang diberikan ini, saya akan berkoordinasi dengan terdakwa dan keluarganya apakah akan menerima atau melakukan upaya hukum lainnya,” kata Gunawan.

Sedangkan Kasi Pidum Kejari Rejang Lebong, Eriyanto juga menyatakan hal yang sama untuk melakukan pikir-pikir selama tujuh hari atas putusan yang dibuat majelis hakim PN daerah itu.

“Kalau dilihat dari pertimbangan hakim itu hal-hal yang meringankan pada hal tidak ada, itu malah yang banyak hal-hal yang memberatkan, makanya kami berharap tadi yang diputus itu pidana mati tetapi seumur hidup,” ujarnya.

Sebelumnya kasus pembunuhan yang dilakukan Maryantoni terhadap istri sirinya yang dalam kondisi hamil tujuh bulan ini terjadi 15 November 2017 di Jalan MH Thamrin, Kecamatan Curup, sekitar pukul 21.15 WIB. Akibat kejadian ini korban meninggal dunia dengan luka bacok dan tusukan senjata tajam sebanyak 13 lubang. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Isu Kuatkan Ekonomi Umat pun Disuarakan oleh TGB Zainul Majdi

Bagi dunia politik, apa beda politisi dengan pemimpin? Orientasi politisi adalah jabatan. Mereka hanya tamu di dunia politik karena datang dan pergi sesuai dengan menang atau kalah dalam pemilihan umum.

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER