Gubernur Sumbar Sampaikan Belasungkawa atas Meninggalnya Kiper Persela

1
65
Kiper Choirul Huda
Choirul Huda, kiper dan kapten kesebelasan Persela Lamongan (Foto: Twitter @PerselaFC)

PADANG, SERUJI.CO.ID – Gubernur Sumbar Irwan Prayitno turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya kiper Persela Lamongan, Choirul Huda. Kiper berusia 38 tahun tersebut meninggal dunia usai mengalamai cedera parah pada dada kirinya.

“Selamat jalan Choirul Huda, Kiper Persela Lamongan. Innalillahi wa inna ilaihi raaji’un. Sore ini saya mendengar kabar duka meninggal dunianya aset olahraga Indonesia, Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, yang sempat tak sadarkan diri akibat benturan, dalam pertandingan antara Persela Lamongan dengan Semen Padang FC, di Lamongan,” ucap Irwan melalui akun Facebooknya, Ahad (15/10)

Irwan juga mmengucapakan duka cita atas nama pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat.

“Saya, Gubernur Sumatera Barat, atas nama masyarakat dan insan sepakbola Sumatera Barat menyampaikan duka mendalam atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan, diberi ketabahan dan kesabaran atas ujian ini. Allah sangat menyayangi hambaNya yang senantiasa bersabar dan bersandar padaNya,” imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan, insiden mengenaskan tersebut terjadi dalam pertandingan Liga 1 2017 yang mempertemukan Persela Lamongan melawan Semen Padang pada Ahad (15/10). Pertandingan tersebut awalnya berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya, namun petaka muncul pada menit ke-44. Choirul Huda yang hendak mengamankan bola berbenturan dengan rekan satu timnya, Ramon Rodriguez.

Usai kejadian tersebut Choirul awalnya sempat tergeletak kesakitan di depan gawangnya dan terlihat memegangi dadanya hingga akhirnya tak sadarkan diri sebelum tim medis menandu Choirul ke luar lapangan.

Choirul Huda sempat dilarikan ke RSUD Soegiri, Lamongan. Ia menjalani masa-masa kritis sebelum dokter menyatakan sang pemain meninggal dunia. Kabar ini tentunya mengejutkan dunia sepakbola Indonesia. (SU02)

loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Ando

Pemuda Ini Nekat Jual Tiga Teman SMA Secara Online

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Tindakan Ando Sidabutar (18) boleh dibilang nekat. Lelaki kemayu ini, menjajakan tiga temannya di media sosial Facebook miliknya. Namun, belum lagi...
Jutaan PCC di Sidoarjo

Pelaku Digaji Rp7-9 Juta/Bulan Untuk Jaga Gudang Jutaan PCC

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Dari hasil penyelidikan pihak Satreskoba Polresta Sidoarjo, hingga kini baru satu pelaku yang diamankan dalam kasus penyitaan jutaan pil Paracetamol Caffeine...
Endun Abdul Haq

Persyaratan Administrasi Seluruh Cagub/Cawagub Jabar Belum Lengkap

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat menyatakan berkas persyaratan administrasi seluruh pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018-2023...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...