Gubernur Nurdin Basirun Minta Massa Pendemo Sopan

TANJUNGPINANG, SERUJI.CO.ID – Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun meminta pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Forum Keprihatinan Masyarakat Kepri (FKMK) untuk bersikap sopan dalam menyampaikan aspirasinya.

“Ini tanah melayu, sampaikanlah aspirasi secara santun,” kata Gubernur saat menerima masyarakat yang memprotes kepemimpinannya di Tanjungpinang, Senin (19/3).

Wajah Gubernur Nurdin sempat memerah saat massa menyampaikan kalimat yang tidak sopan. Namun ia tampak berusaha tenang di hadapan sekitar 200 orang pengunjuk rassa yang duduk dan berdiri di aula Pemprov Kepri.

Nurdin tidak menanggapi kalimat negatif, yang disampaikan Andi Arif Rate, dengan nada tinggi. Ia hanya minta massa menyampaikan aspirasi dengan cara yang santun.

Nurdin mengatakan, sebagian aspirasi yang disampaikan secara tertulis bersifat normatif, karena itu akan dipenuhi. Tuntutan massa itu untuk kebaikan pemerintahan, yang memang masih dalam proses pelaksanaan.

“Saya belum 2,5 tahun bekerja maksimal karena harus fokus mengerjakan yang lain. Saya baru setengah tahun ini mulai melaksanakan ide-ide saya. Kita lihat dan nikmati bersama hasilnya mulai tahun ini,” kata Nurdin mengklarifikasi protes dalam ruangan yang menyatakan “Nurdin cuci piring”.

Nurdin menegaskan, seluruh aktivitas pemerintahan wajib dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Berbagai permasalahan di Kepri diupayakan diselesaikan dengan tidak menambah permasalahan baru.

“Kami ingin Kepri bagus. Segala kekurangan, sama-sama dibenahi. Kami ingin Tanjungpinang sebagai ibu kota Kepri yang maju,” katanya.

Massa yang mendengar meminta Nurdin berhenti berbicara. Nurdin diminta mendengar aspirasi massa FKMK, kemudian menanggapinya. Nurdin yang semula berdiri menjelaskan apa yang dilakukan Pemerintah Kepri pun berhenti berbicara.

Andi Arif Rate, yang tampak emosi di dalam ruangan itu, semasa Pilkada Kepri 2015 merupakan salah seorang pendukung HM Sani-Nurdin Basirun (SANUR). Ia juga memimpin aksi unjuk rasa membela pemerintahan Nurdin saat ratusan massa mendemo Nurdin.

“Saya merasa kecewa karena pemerintahan yang dipimpin Nurdin tidak melaksanakan amanah yang diberikan rakyat. Saya, dan kami mantan pendukung SANUR tidak menuntut apa-apa dari Nurdin kecuali perbaikan pemerintahan seperti yang diamanahkan rakyat,” ujarnya, yang akrab disapa Iif.

Iif menuding Nurdin “dipermainkan” dua anak buahnya yakni Sekda Kepri Tengku Said Arif Fadillah dan Asisten I Pemprov Kepri, Hasbi. Pemerintahan Kepri diduga dikendalikan oleh Hasbi dan Arif Fadillah.

“Tidak usah banyak bicara, kerja baik-baik saja. Pecat mereka, ganti mereka agar pemerintahan berjalan normal,” kata Iif.

Selain Iif, sejumlah pembicara FKMK seperti Ratna, Andi Cori Fatahudin dan Chaidar Rahmat juga mengatakan hal yang sama agar Nurdin tidak menempatkan pejabat yang tidak memiliki kemampuan dalam melaksanakan tugas. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close