Gubernur Lampung Berikan Izin Pengelola Hutan Desa

BANDAR LAMPUNG, SERUJI.CO.ID – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo memberikan izin usaha pengelolaan dan pemanfaatan perhutanan sosial kepada 22 kelompok penerima Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD).

“Pemilikan izin merupakan bentuk legalitas pemanfaatan dan pengelolan hutan,” katanya, di Bandar Lampung, Kamis (28/12).

Kelompok itu berasal dari Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) XIII Gunung Rajabasa Way Pisang Batu Serampok Lampung Selatan.

Ridho menyebutkan, legalitas itu memberikan kepastian dan kenyamanan dalam mengelola hutan dengan memanfaatkan hasil hutan dengan tetap menjaga fungsi hutannya.


Menurutnya, izin yang diperoleh ini adalah untuk memanfaatkan hutan secara legal.

“Gunakan kesempatan sebaik-baiknya bukan hanya hasil hutan untuk meningkatkan kesejahteraan tapi hutan juga harus dijaga kelestariannya, bukan untuk saat ini tapi juga untuk masa depan kita semua,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kelestarian hutan adalah kata kunci dan harga mati untuk masa depan masyarakat Lampung. Letak strategis Lampung menjadi sebuah tantangan tersendiri, khususnya dalam menjaga moral dan mental dalam menjaga hutan.

“Kata kunci yang harus kita ingat bersama yaitu tekun, tidak serakah dan selalu bersyukur. Dengan demikian, pada akhirnya dapat terwujud Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Syaiful Bachri mengatakan Program Perhutanan Sosial merupakan program unggulan kehutanan dalam pengelolaan sumber daya hutan agar mencapai hutan lestari masyarakat sejahtera.

Ia menjelaskan dalam bidang perhutanan sosial banyak prestasi yang ditorehkan diantaranya Kelompok Tani Beringin Jaya dan Kelompok Tani Sidodadi berhasil meraih Terbaik Pertama Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) Tingkat Nasional tahun 2016 dan 2017.

Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Batutegi merupakan Terbaik Pertama Pengelolan Hasil Hutan Hutan Bukan Kayu dan Jasa Lingkungan Tingkat Nasional 2017. (Ant/SU03)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Caleg Gerindra Terpilih Wajib Setor Ratusan Juta ke Partai Sebelum Dilantik, Begini Penjelasannya

Seluruh Calon Anggota Legislatif (caleg) dari Partai Gerekan Indonesia Raya (Gerindra) yang terpilih pada Pileg 2019, harus siap-siap kembali merogoh kantong sebelum dilantik sebagai anggota legislatif.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Kasus Korupsi Jasmas, Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Ini Dijebloskan ke Rutan Medaeng

Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Partai Gerindra, Darmawan (Aden) usai diperiksa sebagai saksi terkait aliran dana Jasmas senilai Rp4,9 miliar yang bermasalah tersebut, Selasa (16/7) langsung ditahan penyidik Kejari Tanjung Perak.

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Caleg Gerindra Terpilih Wajib Setor Ratusan Juta ke Partai Sebelum Dilantik, Begini Penjelasannya

Seluruh Calon Anggota Legislatif (caleg) dari Partai Gerekan Indonesia Raya (Gerindra) yang terpilih pada Pileg 2019, harus siap-siap kembali merogoh kantong sebelum dilantik sebagai anggota legislatif.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi