close

Gerakan Pramuka Indonesia Tolak LGBT

PADANG, SERUJI.CO.ID – Gerakan pramuka tidak akan memberikan toleransi terhadap penyimpangan seksual Lesbian Gay Biseksual dan Transgender di dalam organisasinya, tegas Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia, Adhyaksa Dault di Padang, Jumat (2/2).

“Kita boleh meniru teknologi dari negara lain, tetapi agama, adat istiadat dan budaya sendiri tetap harus dipertahankan. LGBT tidak sesuai dengan semua itu,” kata dia.

Ia menyebutkan itu saat memberikan sambutan pada pelantikan Ketua Majelis Pembimbing Daerah dan Pengurus Kwartir Daerah 03 Gerakan Pramuka Sumbar 2017-2022 di Padang.

Menurutnya sikap tegas gerakan pramuka itu mendapatkan kritikan dari sejumlah yang menilainya sebagai pelanggaran terhadap Hak Asasi Manusia (HAM).


Baca juga: Masyarakat Aceh Tolak Legalisasi LGBT

Tapi pramuka, tambahnya harus tetap pada komitmennya, karena LGBT adalah penyimpangan seks yang bisa disebut penyakit yang harus diberantas.

Berantas dalam hal itu, ujarnya bukan mengedepankan kekerasan, tetapi dengan mendorong mereka untuk berobat dan merobah diri.

Penolakan tegas gerakan pramuka terhadap LGBT itu, katanya sangat perlu karena penyakit itu menular dengan mudah dan ujungnya bisa merusak mental generasi muda.

Gerakan pramuka adalah wadah untuk mengembangkan potensi diri generasi muda, tidak boleh dicemari LGBT.

Penolakan terhadap LGBT itu sebelumnya juga sudah digaungkan oleh Pemprov Sumbar. Bahkan diskusi terkait upaya meminimalkan ruang gerak LGBT agar tidak merusak generasi muda sudah beberapakali digelar.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit yang juga Ketua Kwartir Daerah 03 Gerakan Pramuka Sumbar periode 2017-2022 mengatakan LGBT tidak sesuai dengan adat budaya dan agama di Sumbar.

Hal itu juga telah merusak moral karena pelakunya berdasarkan penelitian ada yang memiliki hubungan ayah-anak, paman-anak, guru-murid, dosen-mahasiswa dan relasi lain.

Penegasan Ketua Kwartir Nasional Pramuka terkait LGBT itu menurutnya juga akan menjadi kebijakan gerakan pramuka di Sumbar. (Ant/SU02)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

BPN Tiba di MK, Petugas Tutup Jalan Abdul Moeis

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Aparat gabungan menutup Jalan Abdul Moeis,...

BPN Ajukan Gugatan Sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan calon...

Polisi Diminta Mengusut Kasus Pembakaran Mapolsek Tambelangan Hingga Tuntas

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa...

Jokowi Nyatakan Terbuka Untuk Bertemu Dengan Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi menyatakan dirinya selalu terbuka...

Polisi dan TNI Tutup Jalan Menuju Kantor Kementerian dan MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Polisi dan TNI masih menutup sejumlah...

Delapan Kompi Gabungan TNI dan Polri Disiagakan di MK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepolisian menyiapkan delapan kompi pasukan untuk...

TERPOPULER

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

BPN Undur ke MK, Pengamat: Dulu Mau Bawa 10 Truk Bukti, Satu Pun Tidak Muncul

"Dulu waktu menggugat hasil Pilpres 2014 juga dilakukan hari terakhir. Gembar-gembornya akan membawa 10 truk kontainer bukti kecurangan, ternyata satu truk pun tidak pernah muncul," kata Ari

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Berikut Nama-Nama Korban Meninggal Saat Terjadi Kerusuhan 21-22 Mei

“Kalau aksi damai berjalan dengan baik tapi ada pihak-pihak yang melakukan kerusuhan ini yang harus kita pantau," katanya.