close

Gempa Sumbar Sebabkan 12 Rumah Rusak

AROSUKA, SERUJI.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat mencatat sebanyak 12 rumah mengalami kerusakan akibat gempa bumi berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) yang mengguncang daerah itu pada Sabtu pukul 14.58 WIB.

“Rumah-rumah itu berlokasi di Nagari Alahan Panjang sembilan unit, dua rumah runtuh di Nagari Simpang Tanjung Nan IV, dan satu rumah di Jorong Lubuk Selasih Nagari Batang Barus,” kata Kasi Logistik BPBD Kabupaten Solok, Bardiansyah di Arosuka, Sabtu (21/7).

Ia menyampaikan 12 rumah tersebut ada yang rusak parah, dan rusak sebagian.

Ia menyebutkan hingga kini, satu korban meninggal dunia Bustami Buyuang (63) di Jorong Lubuk Selasih, Nagari Batang Barus, dan dua orang mengalami luka-luka. Mereka sekarang dirawat di Puskesmas Simpang Tanjung Nan IV.


“Info pusat gempa antara Danau talang dengan Danau di bawah,” katanya.

Saat ini, tim BPBD dan relawan sedang menuju beberapa lokasi yang terkena dampak gempa tersebut.

“Kerugian saat ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,” ujarnya.

Ia mengemukakan Wali Nagari mengajukan permohonan agar BPBD dan masyarakat setempat membuat tenda untuk menampung keluarga yang rumahnya runtuh.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter yang mengguncang Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Sabtu pukul 14.58 WIB merupakan jenis gempa tektonik kerak dangkal.

“Gempa yang terjadi akibat aktivitas Zona Sesar Sumatera (Sumatera Fault Zone) pada segmen Sumani,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono.

Menurutnya dari hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan jenis sesar geser mendatar.

Dampak gempabumi berdasarkan Peta Tingkat Guncangan (Shakemap BMKG) menunjukkan guncangan dirasakan antara lain di daerah Kota Padang dan Painan II-V MMI. (Ant/SU01)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Bersamaan Pembacaan Putusan MK, Paspampres Mulai Berdatangan ke Kediaman KH Ma’ruf

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) dari Grup...

Soal Imbauan Jokowi Untuk Berbaju Putih Yang Dipersoalkan BPN, MK Menilai Tidak Relevan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menilai dalil...

Jelang Pembacaan Putusan, Massa Aksi Damai Dekati Barikade Kawat Berduri

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Massa yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni...

BPN Hormati Keputusan MK Memajukan Pembacaan Putusan Sengketa Pilpres 2019

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menghormati...

Keputusan Sengketa Pilpres Dipercepat Pada Tanggal 27 Juni

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama...

PPDB Zonasi di Jakarta Akan Dilakukan Penyesuaian

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan...

TERPOPULER