derbyManchester

Menanti Panasnya Derby Manchester

Disnaker Kota Batam Adakan Pelatihan Jurnalistik

1
137
Peserta Pelatihan bersama Disnaker kota Batam dan Narasumber. (foto: istimewa)

BATAM – Untuk meningkatan kompetensi tenaga kerja di Batam, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mengadakan pelatihan Jurnalistik. Pelatihan yang akan berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 20-22 Maret, merupakan hasil kerjasama antara Disnaker dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Gemilang dan Aliansi jurnalis Indonesia (AJI) Propinsi Kepulauan Riau.

Pelatihan jurnalistik yang diikuti 25 orang peserta tersebut diselenggarakan di lantai 2 Ruangan Sulawesi Hotel The Hills Nagoya Batam dan dibuka langsung oleh Kepala bidang pelatihan Disnaker kota Batam, Marulis.

Dalam sambutannya, Marulis menyampaikan bahwa untuk peningkatan keahlian tenaga kerja di Batam, pemerintah Kota Batam telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 15 Milyar pertahun.

Peserta Pelatihan Jurnalistik, Batam. (foto: istimewa)

“Anggaran tersebut digunakan untuk membuat berbagai macam pelatihan, seperti pelatihan jurnalistik ini,” ungkap Marulis dihadapan peserta yang berasal dari berbagai media yang ada di Kepri, Senin (20/3).

Lebih lanjut Marulis menjelaskan, di Batam angka pencari kerja kurang lebih 5.000 orang, sedangkan ketersediaan lapangan kerja hanya berkisar 600 orang.

“Jadi untuk meningkatkan kualitas dan keahlian tenaga kerja di Batam maka Pemerintah Kota Batam mengadakan pelatihan-pelatihan,” katanya.

Marulis juga menceritakan, beberapa waktu yang lalu ia kedatangan tamu dari Malaysia yang mengajak kerjasama dalam meningkatkan keahlian tenaga kerja yang bersertifikasi, karena di Malaysia sekarang sudah tidak menerima lagi tenaga kerja yang tidak memiliki sertifikat, baik sertifikat lokal maupun internasional.

Sementara itu ketua panitia, Indrawan, menjelaskan di Batam juga banyak yang mengaku berprofesi Wartawan tetapi mereka tidak punya Media, atau biasa disebut Watawan Bodrek.

“Makanya kesempatan ini sangat baik untuk meningkatkan kompetensi Juranlis,” ungkap Indrawan, yang juga ketua Serikat Perusahaan Media Online ( SPMO ) Kepri.

Dalam pelatihan jurnalis ini, peserta mendapatkan berbagai pengetahuan tentang dunia Jurnalistik dan cara kerjanya. Diakhir pelatihan akan diberikan sertifikat sebagai bukti pengakuan kompetensi peserta pelatihan dari Disnaker dan AJI.

Narasumber dalam pelatihan ini mantan redaktur TEMPO, Nurmalis Meuko serta Rumbadi Dalle SH, MH wakil Dekan Fakultas Hukum UNRIKA yang juga mantan Wartawan Senior TEMPO.

EDITOR: Harun S

 

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Imunisasi

Warga Depok Kesulitan Ingin Dapatkan Imunisasi Difteri

DEPOK, SERUJI.CO.ID - Sejumlah warga di Kota Depok kesulitan ingin mendapatkan imunisasi difteri program imunisasi tanggap kejadian luar biasa kasus difteri di Indonesia atau...
Setya Novanto diperiksa KPK 2

Ahli: Praperadilan Gugur Saat Hakim Membuka Sidang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ahli hukum tata negara dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar menyatakan bahwa sidang praperadilan dapat gugur saat Majelis Hakim membuka...
bike messenger

Bidonesia Harumkan Nama Indonesia

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Bidonesia, wadah anak muda yang bergerak dalam layanan pengiriman barang menggunakan sepeda telah mampu berprestasi dan mengharumkan nama Indonesia dalam berbagai...

KANAL WARGA TERBARU

KH. Luthfi Bashori

Jangan Makan Daging Biawak

Konon, di Mina pada kisaran tahun 1990-an, saat berlangsung ibadah mabit dan lempar Jumrah di musim haji, banyak sekali para pendatang dari berbagai daerah...
Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...