Dewan Pers: Wartawan Terbelenggu Tekanan Pemilik Media

PADANG, SERUJI.CO.ID –¬†Kebebasan wartawan dalam mengekspresikan profesionalisme pers terkadang menghadapi tekanan justru dari pemilik media yang terafiliasi dengan kepentingan politik.

Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo di Padang, Kamis (8/2), mengatakan tantangan kerja profesi kewartawanan dewasa ini semakin kompleks.

“Tidak ada pilihan bagi seorang wartawan untuk mempertahankan eksistensi diri kecuali memiliki profesionalisme yang mumpuni,” kata Yosep pada forum Konvensi Media Nasional serangkaian Hari Pers Nasional (HPN) di Padang 2018.

Selain menghadapi tekanan dari pemilik media yang terafiliasi dengan kepentingan politik, juga profesi kewartawanan dihadapkan dengan percepatan pertumbuhan media.

“Diperkirakan jumlah media cetak, televisi, radio dan daring saat ini sudah menyentuh angka 47 ribu. Pertumbuhan media yang subur berimplikasi pada saling tekan antarmedia,” katanya.

Dewan Pers berharap para pemimpin media agar dalam merekrut wartawan benar-benar menerapkan standar mutu yang baik sehingga dalam menjalankan tugas kewartawanan memenuhi harapan publik untuk mencerdaskan bangsa.

“Intelektual wartawan yang baik menjadi jaminan menghasilkan karya-karya jurnalistik yang mengandung nilai-nilai kejujuran,” kata Yosep. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER