Curah Hujan Tinggi, Jalan Gunung Salak Longsor

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID – Tingginya curah hujan dalam sepekan terakhir di wilayah Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengakibatkan ruas jalan Gunung Salak (Aceh Utara-Bener Meriah) longsor.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Lantas Iptu Mulyana di Lhokseumawe, Senin (4/12), mengatakan bahwa pihaknya sudah memasang rambu-rambu berupa “traffic cone” di lokasi kejadian sebagai peringatan bagi penguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melewati jalan yang rusak tersebut.

“Dengan keberadaan ‘traffic cone’ yang dipasang pada kiri kanan badan jalan yang ambruk tersebut, pengendara kendaraan diharapkan lebih waspada lagi dan tidak terlalu mendekat dengan bibir jurang,” ungkapnya.

Lokasi longsor badan jalan tersebut di kawasan Jabal Antara, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara. Akibat rusaknya ruas jalan tersebut, aktivitas lalu lintas antara Bener Meriah dan Aceh Utara menjadi terganggu.

Ia mengatakan longsor jalan antara Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Utara itu, terdapat di tiga titik. Titik pertama terdapat di kilometer 32 dan titik kedua di kilometer 39, serta titik ketiga kilometer 42.

“Yang barusan terjadi ada di dua titik, yaitu tepatnya di kilometer 32 dan kilometer 39. Pada hari Jumat (1/12) lalu pada titik kilometer 42 sudah terlebih dulu longsor,” katanya.

Mengingat tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini, kepada pengendara kendaraan yang melintasi jalan tersebut, ia mengimbau supaya lebih berhati-hati dan selalu waspada.

Ia mengatakan selain kondisi jalan yang licin, juga sering berkabut sehingga membatasi jarak pandang.

“Intensitas hujan masih tinggi saat ini dan rawan terjadinya longsor terjadinya. Oleh karena itu, kepada pengendara yang melintasi jalan tersebut diimbau agar lebih hati-hati dan waspada untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas,” ujarnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

BUMN, Pseudo CEO, dan Efek Negatifnya

vonis hakim menunjukkan bahwa sejatinya Karen bukan direktur sesungguhnya. Bukan direktur utama yang sesungguhnya. Bukan CEO. Karen hanyalah seorang direktur semu. Seorang direktur-direkturan.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close