Cegah Penyakit Jembrana, Dinas Lakukan Vaksin 2.000 Sapi

MUKOMUKO, SERUJI.CO.ID – Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, telah memvaksinasi sebanyak 2.000 ekor sapi Bali yang ada di daerah itu untuk mencegah penyakit jembrana.

“Kami telah memvaksinasi sebanyak 2.000 ekor sapi di daerah itu. Masih ada 10.000 sapi yang ditargetkan divaksin untuk mencegah penyakit jembrana,” kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Warsiman di Mukomuko, Senin (19/2).

Dinas Pertanian setempat melakukan vaksinasi sapi Bali secara massal di daerah itu setelah ditemukan sebanyak 46 ekor sapi milik masyarakat setempat mati karena terjangkit penyakit jembarana selama kurun waktu dua bulan terhitung sejak bulan November hingga Desember 2017.

Dari sebanyak 46 ekor sapi mati akibat terjangkit penyakit Jembara itu paling banyak ditemukan di Kecamatan Ipuh sebanyak 18 ekor, Kecamatan Air Rami 16 ekor, Kecamatan XIV Koto lima ekor, Kecamatan Pondok Suguh empat ekor, dan Kecamatan Kota Mukomuko tiga ekor.

Ia menerangkan, populasi sapi yang terancam terkena penyakit itu sebanyak 15.644 ekor dari populasi berisiko 18.000 ekor.

Sehingga, katanya, masih ada sekitar 10.000 ekor sapi di daerah itu yang berisiko terkena penyakit ini yang belum tervaksin.

Selanjutnya, katanya, petugas peternakan akan turun untuk memberikan pelayanan vaksinasi ke tempat pemilik hewan ternak di daerah itu.

Selain itu, ia minta, masyarakat yang memiliki sapi di daerah itu agar melaporkan hewan ternaknya itu untuk mendapatkan vaksin pencegah penyakit jembrana. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER