Bulog Riau Siapkan Ribuan Paket Sembako


PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Badan Urusan Logistik Divisi Regional Riau-Kepri menyiapkan ribuan paket untuk mendorong penjualan sembako dalam pelaksanaan bazar pasar murah menyambut Ramadhan dan Idul Fitri 1439 Hijriyah.

“Kami siapkan paket untuk memasok kebutuhan lewat Rumah Pangan Kita berapa pun yang dibutuhkan,” kata Bidang Komersil Bulog Divre Riau-Kepri Hendra Gunafi di Pekanbaru, Sabtu (12/5).

Hendra Gunafi menyebutkan pihaknya sengaja membuat paket dalam berbagai harga guna memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pangan sesuai kemampuan dan kebutuhan.

Bulog memang membuat inovasi untuk mendorong suksesnya program stabilisasi harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.

“Paket ini terdiri dari beberapa sembako dengan komposisi dan harga yang bervariasi,” tuturnya.

Dikatakan juga, Pemerintah Provinsi Riau telah mengeluarkan himbauan untuk menggelar bazaar dan pasar murah kepada seluruh institusi, Organisasi Perangkat Daerah, BUMN dan BUMD setempat untuk menjaga kestabilan stok, permintaan pasar sehingga harga terjaga dibulan Ramadhan.

Menurutnya penyelenggaraan bazar dan pasar murah diperkantoran merupakan tanggungjawab dalam pengendalian harga. Dengan adanya pilihan diluar pasar maka permintaan dipasar akan berkurang, secara psikologis tentu akan mempengaruhi mekanisme harga.

Ia menambahkan sejauh ini harga pangan yang dipasarkan Bulog jauh lebih murah dari pasar. Misalkan beras Operasi Pasar kemasan 5 kg hanya Rp9.450/kg, daging beku Rp80.000/Kg, gula manis kita kemasan 1 kg Rp12.500/kg, minyak goreng kita kemasan 1 liter Rp12.500/ltr dan terigu kita kemasan 1 kg dihargai Rp8.500/kg.

“Sementara untuk jenis paket Bulog Riau ada dua jenis A dan B.

Paket RPK yang dijual Bulog paling rendah (paket B) diharga Rp55.500/paket untuk isi beras dan terigu. Hingga tertinggi (paket A) dengan harga Rp125.000/paket berisikan daging 1kg, gula 2 kg, minyak goreng 2 ltr.

Sementara itu salah satu pengelola RPK Sukati mengakui dengan adanya sistem paket dalam pendistribusian pangan ini sangat membantu memudahkan penjualan. Masyarakat lebih berminat karena murah bisa sekaligus membeli kebutuhan sesuai keperluan.

Bahkan beberapa RPK memberikan pelayanan tambahan antar ke tempat bagi yang berbelanja banyak.

“Paket ini lebih diminati menjelang Ramadhan, ” tambahnya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Prabowo dan Ratu Adil

Orang-orang besar selalu hidup dengan gagasan besar. Dalam melihat kebesaran Prabowo, tentu saja kita bisa mengamati beberapa pikiran, sikap dan langkahnya beberapa waktu terakhir ini. Diantaranya adalah pertama, Anti Impor.

Prabowo Subianto, “What Is To Be Done”: Catatan atas Pidato Prabowo

Pidato Prabowo Subianto menggelegar di bumi nusantara kemarin malam. Jutaan atau puluhan juta menyaksikan pidato visi-misi tersebut. Dari sisi pidato, Prabowo luar biasa, mampu sebagai "singa podium", yang menjelaskan pikiran-pikirannya seolah berinteraksi dengan suasana audiens dan seolah tanpa teks.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.
close