BPOM Ingatkan Pedagang Takjil Jangan Gunakan Bahan Berbahaya

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jambi mengingatkan para pedagang khususnya pedagang makanan berbuka puasa atau takjil di daerah itu untuk tidak menggunakan bahan berbahaya dalam makanannya.

Kepala BPOM Jambi, Ujang Supriyatna, Jumat (18/5), mengatakan pihaknya sejak hari pertama puasa Ramadhan sudah melakukan pengawasan di pasar-pasar takjil di Kota Jambi atau biasa disebut “pasar beduk”.

“Untuk pengawasan pangan jajanan di pasar-pasar beduk sudah dimulai sejak kemarin dan akan terus kami lakukan hingga hari raya Idul Fitri,” katanya.

Dikatakannya, dari hasil pengawasan ke pasar-pasar beduk yang dilakukan dua tim yang diturunkan BPOM dengan 24 sampel, semuanya memenuhi syarat terhadap empat parameter uji yaitu formalin, boraks, rhodamin dan metanil yellow.

Selain di Kota Jambi, tim pengawasan makanan takjil di pasar-pasar beduk juga disiapkan untuk melakukan pengawasan di seluruh kabupaten/kota di Jambi selama Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.

Kemudian pengawasan pangan olahan kemasan di retail atau super/mini market kata Ujang juga tetap dilakukan di Kota Jambi dan beberapa kabupaten/kota.

“Sudah kami jadwalkan pengawasan makanan takjil maupun terhadap pangan olahan kemasan di retail,” katanya lagi.

Ujang mengimbau pelaku usaha baik produsen dan distributor untuk tidak menggunakan bahan berbahaya dan menjadi produsen yang bertanggung jawab.

“Untuk konsumen jadilah konsumen cerdas dengan mengecek kemasan, label, izin edar dan kadaluarsa,” katanya menambahkan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bangsa Gagal Nyintesis

Skyline Message

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER