BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Bayar Klaim Rp 994,740 Miliar

0
16
BPJS Ketenagakerjaan
BPJS Ketenagakerjaan

MEDAN, SERUJI.CO.ID – BPJS Ketenagakerjaan Sumatera bagian utara atau Sumbagut pada 2017 sudah membayarkan klaim sebesar Rp 994,740 miliar untuk 115.726 kasus ketenagakerjaan.

“Dari sebanyak Rp 994,740 miliar, pembayaran terbesar untuk JHT (Jaminan Hari Tua) senilai Rp 890,526 miliar untuk 96.786 orang pekerja,” ujar Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Umardin Lubis di Medan, Selasa (26/12).

Pembayaran terbesar lainnya yakni Jaminan Kecelakaan Kerja atau JKK senilai Rp 50,986 miliar dari 11.253 kasus.

Disusul untuk Jaminan Kematian atau JKM Rp 48,137 miliar dari 1.849 kasus dan pembayaran Jaminan Pensiun Rp 4,089 miliar untuk 5.838 peserta.

“BPJS Ketenagakerjaan menjamin pembayaran klaim untuk empat jaminan yang ditanggung itu dengan cepat dan lancar,” kata Umardin.

Selain memang hak peserta, kecepatan pembayaran klaim itu juga agar kepercayaan masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan semakin meningkat.

Namun, ujarnya, kelancaran pembayaran juga sangat tergantung pada kesiapan peserta melengkapi persyaratan untuk melakukan klaim.

Umardin menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan Sumbagur juga sedang berupaya meningkatkan kepesertaan.

Pada 2018, kata Umardin, menargetkan bisa meningkatkan jumlah kepesertaan aktif sebesar 20-30 persen dari tahun 2017 yang sebanyak 1.699.086 peserta.

Target peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan itu diyakini bisa tercapai mengacu pada keberhasilan kinerja tahun 2017 dan masih besarnya potensi kepesertaan. (Ant/SU03)

Komentar

BACA JUGA
Khofifah Indar Parawansa

Khofifah Harap Polisi Usut Tuntas Kasus Kekerasan Pada Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Terkait kasus penganiyaan terhadap ulama atau tokoh agama, Khofifah Indar Parawansa menyesalkan hal itu dan berharap pihak berwenang dapat mengusut tuntas...

Ini Tiga Hal Yang Dibahas Dalam Rapat Rektor Kampus Negeri se-Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Rektor kampus negeri se-Jawa Timur berkumpul di UIN Sunan Ampel Surabaya, Selasa (20/2), untuk membahas perkembangan terakhir SNMPTN 2018, masalah penomoran...
IAIN Langsa

Rektor IAIN Langsa: Negara dan Presidennya Sama, Tapi Kenapa Kenyataan Sosialnya Beda

KOTA LANGSA, SERUJI.CO.ID – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa Dr. H. Zulkarnaini, MA mengatakan masyarakat Indonesia belum merasakan kehidupan atau kenyataan sosial...

Jika Menang Pilgub, Puti Guntur Janjikan Pendidikan Gratis

MALANG, SERUJI.CO.ID - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno saat ini tengah fokus mengampanyekan berbagai program untuk...
Puti ke Gereja

Kunjungi Keuskupan Gereja Katolik, Puti Guntur Sampaikan Komitmen Kebangsaan

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno berkunjung ke Gereja Katolik Keuskupan Kota Malang, Selasa (20/2). Turut mendampingi Sekretaris DPD PDIP...
loading...
IMG_20180220_212008

Pasukan Dayak dan Banser Sepakat Bertemu, Ada Apa..?

Kotawaringin Barat - Sejumlah anggota Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) , anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) serta anggota Aliansi Pemuda Dayak (APD) Kabupaten...
20180215_133823

SMA Negeri 1 Merbau Melakukan Aksi Hari Hijab Massal

Para siswa perempuan berbaris dengan rapi di Jalan DI. Panjaitan, sambil senyum-senyum siswa-siswa perempuan SMA Negeri 1 Merbau pawai hijab massal. Dengan membawa spanduk...
019786100_1439819451-ilustrasi-penghinaan-1

Hukum Menghina Bagi Muslim, Masihkah Perlu KUHP?

Undang-undang masalah penghinaan pada presiden/pejabat negara dan wakil rakyat menjadi pembahasan yang sangat menarik di masyarakat. Bahkan menjadi kerancuan manakah antara hinaan dan kritikan....