BI: UMKM Dominasi Struktur Pertumbuhan Ekonomi Nasional

0
53
produk umkm (ilustrasi)

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID – Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe Yufrizal menyatakan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mendominasi struktur pertumbuhan perekonomian nasional, karena memberikan pengaruh terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan ekspor Indonesia.

Pada acara seminar Penelitian Komoditas Produk Jenis Usaha (KPJU) unggulan UMKM di Lhokseumawe, Kamis (29/3), ia mengatakan, peranan UMKM dalam struktur perekonomian nasional sangatlah dominan, baik dari sisi jumlah unit usaha, penyerapan tenaga kerja, maupun sumbangan terhadap PDB dan ekspor Indonesia.

Sebutnya, dari 57,9 juta unit usaha yang ada di Indonesia pada tahun 2013, 99,9 persen diantaranya merupakan UMKM, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 114 juta orang (97 persen), serta memberikan kontribusi terhadap PDB dan ekspor Indonesia masing-masing sebesar 60 persen dan 14 persen.

Bahkan, di dalam kurun waktu lima tahun terakhir, Indonesia merupakan sedikit dari negara-negara berkembang yang secara konsisten dapat membukukan pertumbuhan ekonomi positif dan stabil di kisaran 5 persen.

“Kuatnya ketahanan ekonomi kita dalam kurun waktu tersebut tidak terlepas dari besarnya basis permintaan domestik, yang didukung oleh besarnya kontribusi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam memutar roda perekonomian,” ujar Yufrizal.

Namun, kata dia, selain memiliki kelebihan, UMKM juga memiliki permasalahan dalam pengembangannya, baik dari aspek manajerial, pemasaran, produksi serta terbatasnya akses permodalan.

Untuk mendorong penyaluran kredit UMKM, upaya yang dilakukan Bank Indonesia adalah melalui pengembangan infrastruktur keuangan pendukung, peningkatan elijibilitas keuangan UMKM dan mendorong fungsi intermediasi kepada UMKM dalam kerangka makroprudensial.

“Program pemberdayaan UMKM haruslah menjadi perhatian kita bersama, melalui program yang terintegrasi, terarah, dan berkelanjutan, sesuai dengan kewenangan dan tugas yang dimiliki oleh masing-masing pihak,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BACA JUGA
Telur ayam naik

Heboh Soal Telur Naik: Mendag Tuding Piala Dunia, Mentan Sebut Karena Musim Haji

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Harga telur yang naik tinggi belakangan ini, sampai menyentuh Rp30 ribu perkilogram jadi perbincangan di tengah masyarakat. Bukan hanya karena tingginya...
Caleg

Terkait Menteri Nyaleg, Gerindra: Sebaiknya Mundur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria menyarankan menteri-menteri yang menjadi calon anggota legislatif untuk Pemilu 2019 mundur dari jabatannya...

Terkait Pencalegan Kapitra lewat PDIP, Habib Rizieq: Jangan Lagi Ada di Kapal Kami

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Habib Rizieq Shihab telah mengeluarkan seruan yang tegas agar umat Islam tidak berhubungan dan mendukung partai-partai penista agama pada pemilu 2019....

Tiga Menteri PKB Nyaleg, Kata Cak Imin Tak Akan Ganggu Pemerintahan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yakin bahwa tiga menteri dari PKB yang mencalonkan...
Telur ayam naik

Di Banjar, Harga Daging dan Telor Ayam Melonjak Tinggi

KOTA BANJAR, SERUJI.CO.ID - Harga telur ayam dan daging ayam di pasar Banjar, Jawa Barat, mengalami kenaikan harga. Berdasarkan pantauan di pasar Banjar Jumat...