BBPOM Palembang Temukan Tahu dan Mie Berformalin

PALEMBANG, SERUJI.CO.ID – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang, Sumatera Selatan, dalam sepekan terakhir menemukan tahu dan mie yang dijual di sejumlah pasar tradisional mengandung bahan kimia berbahaya bagi kesehatan jenis formalin.

“Berdasarkan hasil kegiatan pengawasan peredaran produk pangan di pasar tradisional ditemukan tahu dan mie yang mengandung formalin. Makanan yang mengandung bahan kimia berbahaya itu langsung disita untuk mencegah dikonsumsi masyarakat,” kata Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang, Dewi Prawitasari di Palembang, Jumat (16/3).

Dalam kegiatan pengawasan dan penertiban makanan yang mengandung bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat itu, pihaknya telah melakukan penyitaan 10.500 potong tahu serta 2,4 ton mie yang terbukti mengandung formalin.

Makanan yang disita dari sejumlah pedagang dan produsen itu telah dimusnahkan sehingga dapat menyelamatkan masyarakat dari mengonsumsi barang yang tidak sehat tersebut.

Melihat masih ditemukannya produk pangan yang mengandung formalin dan bahan kimia berbahaya lainnya, Dewi mengaku akan terus menggalakkan kegiatan pengawasan dan penertiban di pasar-pasar tradisional.

Selain menggalakkan kegiatan pengawasan dan penertiban, BBPOM mengimbau kepada produsen pangan untuk tidak lagi menggunakan formalin dan bahan kimia lainnya dalam produk makanan yang dipasarkan di kota itu.

Jika pedagang dan produsen terbukti mengedarkan barang mengandung bahan kimia berbahaya bagi masyarakat, akan diproses sesuai ketentuan hukum/Undang Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012 dengan ancaman kurungan penjara lima tahun atau denda Rp10 miliar, ujarnya.

Sementara, bagi masyarakat diimbau pula agar teliti sebelum menentukan untuk membeli produk makanan yang dijual pedagang di pasar tradisional dan pasar modern.

Sebagai contoh, untuk membeli mie masyarakat bisa memperhatikan ciri-ciri fisik makanan tersebut seperti tidak mudah putus dan permukaan helaiannya berminyak, begitu pula jika akan membeli tahu hindari produk yang teksturnya kenyal.

Jika menemukan mie dan tahun dengan ciri-ciri fisiknya seperti contoh tersebut, masyarakat diminta untuk tidak membelinya dan melaporkannya kepada petugas BBPOM Palembang untuk dilakukan pengecekan kandungan bahan bakunya serta dilakukan tindakan penertiban dan pengamanan, kata Dewi. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Umat Islam Harus Menangkan Pilpres dan Pileg

Mengingat betapa pentingnya momentum Pemilu 17 April 2019, maka umat Islam harus benar-benar berjuang dan mempunyai komitmen untuk dapat memenangkan pertarungan politik baik untuk Pilpres maupun Pileg yaitu memilih calon Paslon Presiden/Wapres serta Caleg yang didukung oleh Partai Politik yang memang punya komitmen berjuang dan keberpihakan untuk kepentingan Umat Islam dalam semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

Implikasi Hukum Kebohongan Publik dari Pejabat Negara

JADI DARI KEDUA LANDASAN HUKUM ISLAM TERSEBUT JELAS BERBOHONG ATAU BERDUSTA ADALAH PERBUATAN YANG DILARANG DAN HARAM HUKUMNYA.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.