close

Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Wilayah di Pasaman Barat

SIMPANG EMPAT, SERUJI.CO.ID – Bencana longsor dan banjir terjadi di wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat akibat curah hujan yang tinggi sejak Selasa (15/1) malam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Tri Wahluyo di Simpang Empat, Rabu (16/1), menyebutkan longsor dan banjir terjadi di daerah Bateh Samuik, Kecamatan Talamau di tiga titik dengan ketinggian tanah tiga meter, panjang 20 meter dan lebar delapan meter.

Akibat longsor ini, kata Tri, arus transportasi terputus hingga Rabu siang ini.

“Saat ini sejumlah personil membersihkan material longsor,” ujarnya.


Baca juga: Jalan Berlubang, Masyarakat Pasaman Barat Minta Pemerintah Perbaiki

Selain itu satu rumah ambruk di Jorong Bateh Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau milik Sariyati akibat tingginya curah hujan dengan tanah yang labil.

“Tidak ada korban jiwa dalam bencana itu. Saat ini petugas membantu warga yang mendapat kemalangan itu,” ujarnya.

Selain longsor, juga terjadi banjir setinggi 50 centimeter di Batang Saman akibat meluapnya Sungai Batang Saman.

“Sejak Selasa (15/1) malam, kami membantu evakuasi peralatan rumah dan siaga di wilayah Batang Saman,” ujarnya.

Pihaknya juga telah menyerahkan bantuan kebutuhan pokok kepada warga korban bencana. Selain itu juga membantu terpal untuk korban yang rumahnga ambruk.

“Kami mengimbau untuk tetap waspada terkait curah hujan yang tinggi saat ini. Sebab, wilayah Pasaman Barat sangat rawan banjir, longsor, dan abrasi,” pungkasnya. (Ant/SU05)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Tolak PPDB Zonasi Yang Tidak Berkeadilan, KOMPAK Siang Ini Geruduk Grahadi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Ratusan orang tua yang tergabung dalam...

Kuasa Hukum Jokowi-KH Ma’ruf Siap Hadapi Saksi Dari Pihak Prabowo-Sandi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Tim kuasa hukum Jokowi-KH Ma'ruf Amin...

Sidang Ketiga Sengketa Pilpres 2019 Akan Digelar Hari Ini

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) Rabu (19/6) pagi...

Wagub Jabar: PPDB Zonasi Upaya Pemerataan Pendidikan

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul...

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).

Persijap Jepara Target Gelar Laga Uji Coba Maksimal Tiga Kali

JEPARA, SERUJI.CO.ID - Tim Persijap Jepara, Jawa Tengah, menargetkan menggelar...

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Dinilai Bermasalah, Warga Surabaya Minta PPDB SMAN Online Dihentikan dan Evaluasi

“Sistem IT untuk seleksi yang dibangun teman-teman ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya -red) ternyata belum siap, belum ada uji coba yang layak, sehingga saat pelaksanaan data pemeringkatannya kacau balau,” ungkap Jospan lewat keterangan tertulis yang diterima SERUJI, Selasa (18/6).