Bandarlampung Tidak Dapat Laksanakan Program Sejuta Rumah

BANDARLAMPUNG, SERUJI.CO.ID – Pemerintah Kota Bandarlampung tidak dapat melaksanakan program sejuta rumah yang digagas oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) karena terhalang oleh lahan yang mahal serta keterbatasan tata ruang di wilayah itu.

“Program dari Kemenpupera yakni sejuta rumah terganjal tata ruang penyediaan rumah, sehingga kami tidak dapat jatah,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Bandarlampung, Effendi Yunus di Bandarlampung, Ahad (8/10).

Ia mengatakan, mahalnya harga tanah dan keterbatasan tata ruang membuat program sejuta rumah dari pemerintah pusat melalui Kemenpupera gagal.

Ia melanjutkan, harga yang tinggi membuat pengembang perumahan sulit untuk mencari keuntungan.

Pihaknya pun sulit untuk mencari lahan yang akan dibangun tipe 36 dengan harga Rp 105 juta hingga Rp 120 juta per unit.

“Untuk rumah subsidi tidak ketemu nilainya, oleh karena itu pengembang kesulitan mencari untung,” kata dia.

Menurutnya, dari beberapa hal itu pengembang kesulitan mencari keuntungan, terlebih jika dijual nilainya menjadi lebih tinggi dan berpengaruh pada minat masyarakat.

Untuk saat ini memang ada pengembang yang mengadakan rumah subsidi tapi tidak banyak, jika dihitung hanya ada tiga pengembang yang mendapatkan bantuan dari Kemenpupera.

“Tiga pengembang yang mendapatkan bantuan itu lokasi perumahannya ada di SPN Kemiling, Kecamatan Sukadanaham dan Jalan Pangeran Tirtayasa dengan syarat pembangunan rumah subsidi minimal 100 unit,” kata dia.

Ia menegaskan, khusus rumah subsidi di atas 100 unit pengembang harus tetap menyedikan fasilitas umum seperti jalan masuk, masjid, taman dan sekolah bantuan, akan tetapi sejauh ini belum ada yang sampai 100 unit karena terkendala keuntungan. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER