Api Sumur Minyak di Aceh Timur Belum Bisa Dipadamkan

ACEH TIMUR, SERUJI.CO.ID – Kobaran api di sumur pengeboran minyak tradisional di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Propinsi Aceh yang terbakar, Rabu (25/4) dini hari, hingga kini belum bisa dipadamkan.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro melalui Kapolsek Ranto Peureulak, Iptu Musa menyatakan, kobaran api hingga pukul 09.00 WIB belum bisa dipadamkan, meskipun sejumlah mobil pemadam kebakaran sudah dikerahkan ke lokasi.

“Petugas masih melakukan evakuasi korban dan berupaya memadamkan kobaran api,” sebutnya.

Informasi yang diperoleh dari warga sekitar, sekira pukul 00.30 WIB, salah satu sumur pengeboran tersebut menyemburkan minyak mentah hingga tumpah dipermukaan tanah.

Baca juga: Korban Tewas Pengeboran Ilegal di Aceh Bertambah

Warga yang mengetahui luapan minyak itu, berdatangan ke lokasi guna mengumpulkan tumpahan minyak mentah ke dalam drum penampung.

Tanpa diduga, ada percikan api sehingga dengan cepat membakar sumur dan menyambar ke segala penjuru yang sudah terlebih dahulu digenangi minyak mentah.

Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Peureulak datang ke lokasi guna memadamkan kobaran api.

Baca juga: Pengeboran Ilegal di Aceh Terbakar, Lima Tewas

Namun, upaya itu belum menuai hasil, kendati petugas pemadam sudah dibantu warga sekitar untuk menjinakkan “Si Jago Merah”.

Akibat kebakaran tersebut, sedikitnya sepuluh orang meninggal dunia dan 40 orang lainnya menderita luka bakar serius.

Korban luka bakar dilarikan ke Puskesmas Ranto Peureulak dan sejumlah rumah sakit seperti RSUD dr Zubir Mahmud, di Peudawa, RS Graha Bunda Idi, RS Sultan Abdul Aziz, Peureulak dan RSUD Kota Langsa.

Beredar kabar, seorang korban bernama Rafi telah dirujuk ke RS Adam Malik Medan, Sumatera Utara, karena kondisinya semakin memburuk setelah sempat di rawat di RSUD Langsa.

Sejauh ini, petugas pemadam kebakaran beserta masyarakat sekitar masih berupaya memadamkan api yang terus menyala dari dalam sumur berkedalaman 250 meter itu.

Lokasi sumur pengeboran yang berada di dekat permukiman warga sehingga menghanguskan tiga unit rumah.

Sampai saat ini, personel Polsek Ranto Peureulak maupun pihak terkait lainnya masih mendata jumlah korban meninggal dunia maupun luka-luka.

Sementara, kerugian materi akibat psristiwa kebakaran tersebut belum diketahui secara pasti. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER