Api Lalap Sejumlah Kios di Pasar Seken Aviari Batam

0
440
  • 103
    Shares
kebakaran, aviari, batam
Kebakaran meludeskan sejumlah kios di Pasar Seken Aviari, Batu Aji, Batam, sekitar jam 6.45 Wib, 20/3/2017. (Foto: Ilyas Karta)

BATAM – Kebakaran hebat terjadi di sejumlah kios di Pasar Seken Aviari, Batu Aji, Batam, sekitar pukul 06.45 Wib (20/3/2017). Api cepat menyebar karena barang-barang seken dari Singapura yang dijual di tempat ini adalah barang yang mudah terbakar.

Sejumlah pedagang yang kiosnya belum terjamah api, sibuk mengeluarkan barang-barang dagangannya. Sedangkan sebagian lainnya berlarian dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sebelum pasukan unit pemadam kebakaran datang. Tak sedikit ibu-ibu menangis meratapi sumber mata pencahariannya yang dilahap api. Demikian keterangan dari Ajo, penjual mainan di pasar tersebut, yang lapaknya tidak terjamah api.

Pada saat kebakaran, warga mendengar bunyi ledakan keras dari salah satu kios. Setelah diselidiki, penyebabnya adalah sepeda motor yang terbakar yang posisinya berada di dalam kios. Diketahui pemilik sepeda motor merk Mio tersebut adalah Indra yang sekaligus pemilik kios yang menjual televisi dan barang elektronik lainnya di pasar tersebut.

Menurut pengamatan SERUJI, sebanyak 23 kios terbakar, yang terdiri dari kios pakaian, kios pakaian bekas, kios mainan anak-anak, kios sepatu, dan kios yang menjual barang-barang elektronik. Namun hingga kini penyebab kebakaran masih belum diketahui secara pasti. Jumlah kerugian ditafsir ratusan juta rupiah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.

Saat ini, api sudah berhasil dipadamkan oleh pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Batam yang menurunkan 6 unit mobil dan BP Batam menurunkan 5 unit mobil, serta dibantu warga dengan alat seadanya. Ditambah lagi kondisi hujan yang mengguyur kota Batam pagi itu mempercepat padamnya api.

Ucok, salah seorang warga mengatakan kebakaran memang sudah lambat diketahui karena suasana masih sepi pada saat itu, ditambah lagi kondisi bahwa di kios-kios tersebut sebagian besar pemilik tidak tinggal (menghuni) di lokasi, sehingga barang-barang tidak ada yang bisa diselamatkan, habis hangus terbakar.

“Kios terdiri dari kayu dan triplek apalagi pakaian memang mudah terbakar, saya ikut membantu pemadam kebakaran memadamkan api, syukur api cepat dikendalikan” ujarnya.

Pasca kebakaran, para pemilik kios memeriksa kondisi lapak yang sudah hangus menjadi arang. Tak ada barang-barang yang bisa diselamatkan lagi mengingat isi lapak adalah barang yang mudah terbakar.

Salah seorang pemilik kios, Parasian, memandangi bekas kebakaran barang-barang jualannya di kiosnya no. 9. “Tadi pagi saya dibangunin pukul 07.00 WIB, katanya kios terbakar, saya langsung meluncur ke sini, namun sudah tidak bisa berbuat apa-apa,” tuturnya. “Hanya sebentar modal 70 juta rupiah, habis terbakar, ya nasiblah,” lanjutnya dengan bibir bergetar.

Pemilik kios mengecek barang-barangnya yang sudah ludes terbakar. (Foto: Ilyas Karta)

Hingga berita ini diturunkan, polisi sedang melakukan olah TKP guna mencari penyebab kebakaran tersebut.

EDITOR: Iwan Y

Langganan berita lewat Telegram
loading...
Loading...
BACA JUGA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

TERBARU