Apa Motif Pelaku Mutilasi di Pulau Rupat ?

1
526
Pihak Kepolisian sedang mengangkat jenazah korban yang dimutilasi jadi beberapa bagian. (foto: SERUJI/Rorry)

RUPAT – Seminggu yang lalu tepatnya hari jumat 24 Maret 2017 telah terjadi pembunuhan dengan mutilasi terhadap seorang korban bernama Bayu Santoso berumur 27 tahun. Kejadian perkaran di sebuah tempat bilyar milik pelaku yang diduga bernama AR umur 31 tahun, yang beralamat di Rupat Utara.

Pembunuhan ini dapat diketahui berkat laporan seorang teman korban yang bernama AA, yang pada saat itu berda di tempat kejadian perkara.

Dari penuturan pelapor AA, saat itu, Jumat 24 Maret, pelapor di hubungi oleh pelaku untuk datang ke tempat bilyard milik pelaku. Sampai di TKP pelaku menyuruh pelapor untuk menghubungi korban, yang merupakan teman dari pelapor.

Tidak berselang lama korban datang dan pelaku langsung mengunci pintu ruko dari dalam. Pada saat itu korban duduk di kursi depan meja biliard. Pelaku kemudian masuk ke kamar mandi dan keluar dari kamar mandi membawa dua bilah pisau dan pelaku langsung menikam punggung korban dari arah belakang korban.

Melihat hal itu pelapor ketakutan dan langsung lari keluar ruko bersembunyi di hutan sekitar perkampungan. Setelah situasi aman, segera pelapor keluar dari hutan dan langsung melaporkan kejadian tesebut ke Polsek Rupat Utara pada hari senin tanggal 27 Maret 2017.

Menurut sumber SERUJI di Polda Riau, Evakuasi mayat telah dilakukan ke Rumah Sakit Kota Dumai untuk dilakukan otopsi.

Sementara pelacakan posisi pelaku juga telah dilakukan sebagai upaya untuk menangkap pelaku oleh unit reserse kriminal Polres Bengkalis dan Polsek Rupat Utara. Pemeriksaan para saksi untuk pengumpulan fakta dan mengetahui motif kasus mutilasi tersebut juga sedang dilakukan oleh pihak yang berwajib.

EDITOR: Harun S

Komentar

BACA JUGA

Disdik Jateng Fasilitasi Pindah Sekolah Siswa Yang Dikeluarkan SMAN 1 Semarang

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah memfasilitasi dua siswa yang dikeluarkan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang untuk melanjutkan pendidikan di SMA...

Terkait Siswa Yang Dikeluarkan, Disdik Anggap SMAN 1 Semarang Sesuai Prosedur

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dinas Pendidikan Jawa Tengah menyatakan langkah yang dilakukan Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dengan mengeluarkan dua siswanya sudah sesuai prosedur. "Setiap...

Berikut Kronologi dari Orang Tua Yang Anaknya Dipaksa Mundur dari Sekolah

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Dua siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Semarang dikeluarkan dari sekolah karena tuduhan menganiaya junior saat pelaksanaan kegiatan latihan dasar kepemimpinan. "Kebetulan,...

Dikeluarkan dari Sekolah Karena Diduga Aniaya Adik Kelas, Siswa Ini Mengadu ke Ombudsman

SEMARANG, SERUJI.CO.ID - Anindya Puspita Helga Nur Fadhila, Siswa SMAN I Kota Semarang yang dikeluarkan dari sekolah atas dugaan penganiayaan terhadap adik kelasnya akan mengadu...
Orang tenggelam

Terjatuh di Sungai Dekat Kampus, 2 Mahasiswa IPB Tewas Tenggelam

BOGOR, SERUJI.CO.ID - Sebanyak dua mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat, meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai yang berada di lingkungan kampus, Ahad...
loading...
Green Action - JRC 9

Green Action di Taman Harmoni, Sampah Jadi Emas

Warna Keputih, Sukolilo Surabaya, 6 tahun lebih yang lalu terbiasa dengan bau sampah yang menyengat. Bau busuk semakin menusuk kala hujan tiba. Namun, sejak beberapa...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...