Antisipasi Karhutla, BNPB Riau Siagakan 3 Helikopter

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiagaan tiga unit helikopter yang terdiri dari dua helikopter berukuran besar jenis Kamov untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan melalui pengeboman air dan satu helikopter jenis Bell guna patroli udara.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger, Selasa (22/5), menjelaskan selain helikopter dari BNPB, Pemerintah Provinsi Riau juga mendapat satu helikopter jenis Bell dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Itu semua kita optimalkan untuk pencegahan dan penanggulangan Karhutla, terutama menjelang Asian Games,” kata Edwar.

Dia menuturkan tiga helikopter bantuan BNPB tersebut telah berada di Provinsi Riau tidak lama setelah pemerintah setempat menetapkan status siaga karhutla 2018 pada 19 Februari. Ketiga helikopter itu masing-masing adalah Bell 430 (patroli) dan Kamov RA-31035 serta Kamov RA-31603.

Khusus Kamov RA-31035, Edwar mengatakan tercatat pesawat tersebut telah menjatuhan 1,96 juta liter air sepanjang operasinya di Riau. Sementara saudara Kamov lainnya dalam status “standby”.

Lebih jauh, untuk helikopter KLHK, yakni Bell 412 tercatat telah menumpahkan 130.400 liter air selama 163 kali operasi pengeboman air di Provinsi Riau.

Selain helikopter bantuan pemerintah, Edwar menjelaskan peran perusahaan swasta dalam upaya menanggulangi karhutla di Riau juga cukup besar. Tercata lebih dari empat juta liter air dimuntahkan oleh dua helikopter Superpuma bantuan perusahaan bubur kertas Sinarmas di Provinsi Riau.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kita selama ini,” ujar Edwar.

Pemerintah Provinsi Riau saat ini tengah mempertimbangkan untuk memperpanjang status siaga bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang akan segera berakhir pada akhir Mei 2018 mendatang.

Edwar Sanger menjelaskan, pihaknya bersama dengan seluruh instansi terkait yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla akan melakukan rapat evaluasi.

“Tanggal 25 Mei kita akan gelar evaluasi dan selanjutnya kita segera putuskan untuk perpanjangan status siaga,” katanya.

Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status Siaga Karhutla sejak 19 Februari 2018 lalu, dan akan berakhir pada 31 Mei 2018, terutama terkait ancaman musim kemarau dan pelaksanaan Asian Games 2018. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER