Amnesti Internasional Kecam Pembakaran Masjid di Aceh

1
288
Masjid Muhammadiyah dibakar
Api berkobar membakar balai Masjid At Taqwa Samalanga, pada Selasa (17/10) malam. (Foto: PWMU)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Amnesty International Indonesia mengecam dan meminta kepolisian untuk mengusut tuntas peristiwa penyerangan Masjid At Taqwa milik Muhammadiyah di Kabupaten Bireuen, Aceh.

“Bila bukti mencukupi, pelaku yang bertanggung jawab harus dibawa ke muka hukum,” ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid di Jakarta, Rabu (18/10).

Ia mengatakan Kepolisian juga harus segera memberikan perlindungan untuk memberikan rasa aman kepada warga Muhammadiyah di Bireuen.

“Kegagalan melakukan pengusutan tuntas akan berpotensi pada berulangnya peristiwa serupa di masa akan datang,” tegasnya.

Penyerangan tersebut, menurut dia, merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak berkeyakinan, beragama dan beribadah yang merupakan kewajiban HAM Indonesia di bawah hukum internasional dan dijamin oleh konstitusi nasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, ungkap dia, Amnesty International mendokumentasikan beberapa kasus perusakan dan penutupan rumah ibadah kelompok-kelompok minoritas di Aceh di mana pelakunya menikmati impunitas (membebaskan dari hukuman).

“Berulangnya pelanggaran atas hak warga untuk beribadah atau berkeyakinan harus menjadi perhatian serius pemerintah. Kepolisian juga harus bisa melakukan deteksi dini terhadap segala potensi ancaman serupa di masa akan datang baik itu terhadap kelompok minoritas maupun mayoritas,” pungkasnya. (Ant/SU02)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU