Alat Perekam KTP-el Rusak, Gubernur Instruksikan Jemput Bola

0
55
KTP-el
Ilustrasi KTP-el

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Jumlah penduduk Sumatera Utara yang sudah melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik  (KTP-el) masih 78,10 persen dari penduduk wajib KTP berdasarkan DP4 Pilkada yang sebanyak 10.355.695 jiwa akibat banyak peralatan yang rusak.

“Masih 8.230.380 jiwa yang terekam dan sisanya 2.307.545 atau 21,90 persen belum dan diharapkan bisa segera dilakukan,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sumut Ahmad Zaki di Medan, Kamis (15/2).

Dia mengatakan itu pada acara Rapat Koordinasi Provinsi Sumut Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2018.

Menurut Ahmad Zaki, untuk percepatan perekaman, Gubernur Sumut HT Erry Nuradi sudah menginstruksikan para bupati dan wali kota di 33 daerah Sumut agar melakukan berbagai cara agar data kependudukan di daerahnya masing-masing segera terekam.

Gubernur, kata Ahmad Zaki, antara lain mengintruksikan agar bupati dan wali kota memerintahkan pejabat dinas terkait melakukan jemput bola.

Demikian juga meningkatkan kerja sama antardinas terkait mau pun mendorong kesadaran masyarakat untuk melakukan perekaman.

Bahkan Gubernur Sumut HT Erry Nuradi juga sudah meminta bantuan KPU untuk mengimbau para pasangan calon bupati/wali kota dan gubernur untuk mengajak masyarakat melakukan perekaman data kependudukan “Meski data perekaman yang masih 78,10 persen itu dibantah kabupaten/kota Sumut dan mengklaim totalnya sudah 89,03 persen, namun tetap saja belum mencapai 100 persen sehingga memang harus dikejar,” katanya.

Ahmad Zaki menegaskan, berdasarkan laporan dari daerah, kendala keterlambatan perekaman antara lain akibat banyaknya peralatan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan dan KTP-el mengalami kerusakan.

“Pemprov Sumut berharap Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri segera mengirimkan teknisi untuk memperbaiki peralatan tersebut,” katanya.

Perbaikan peralatan itu diharapkan diharapkan menjadi prioritas mengingat Sumut akan melakukan Pilkada serentak pada Juni 2018. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU