Akibat Ilegal Tapping, Pertamina Kehilangan Tonan Minyak Mentah

KUALASIMPANG, SERUJI.CO.ID –  Pertamina Asset 1 EP Field Rantau kehilangan tonan minyak mentahnya akibat ilegal tapping (pencurian dengan mengebor pipa aliran minyak mentah) di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.

Petugas patroli dari Opsus Pertamina Asset 1 EP Field Rantau, Yusrizal kepada wartawan di lokasi kejadian Desa Bukit Rata, Sabtu (2/6) menyatakan, kejadian tersebut dilakukan oleh para ilegal tapping pada Jumat (1/6) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

“Pelakunya diperkirakan 5 orang dengan Alat bukti kran minyak, kawat digunakan untuk mengikat selang plastik di keran minyak yang telah dibor,” ujar dia.

Lalu pelaku memasang pipa minyak yang dibocorkan tersebut sepanjang kurang lebih 10 meter di jalan kebun HGU PT Mopoli Raya. Dengan mobil pickup yang telah disiapkan oleh pelaku untuk mengakut hasil minyak curian.

“Hal tersebut dapat kita pastikan, pelaku ilegal tapping menggunakan mobil pickup roda empat, sebab di tempat kejadian kami menemukan jejak ban mobil,” jelas dia.

Menurutnya, pelaku bekerja sangat profesional dan sudah terbiasa melakukan ilegal tapping dijalur tikus. Hal tersebut terbukti saat mereka melakukan tapping pipa menggunakan mata bor yang tidak menimbulkan percikan api.

Legal and Relation Asisten Manager, Pandi Prabudi membenarkan kejadian ilegal tapping itu di kawasan Kampung Bukit Rata.

Diakui, pelaku ilegal tapping sangat profesional dengan menggunakan mata bor yang tidak menimbulkan percikan api.

Pandi menyebutkan, wilayah rawan ilegal tapping, Kampung Paya Bedi, Kampung Bukit Rata, Palang Merah dan Semadam merupakan zona merah, sebab jalur pipa minyaknya berada agak jauh dari keramaian lalu lalang orang.

“Ini membuat pelaku ilegal tapping leluasa melakukan pencurian dan kucing-kucingan dengan petugas ceker dan Patroli Opsus Pertamina. Begitupun kita akan meningkatkan sistem patroli,” kata Pandi. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....