Aceh dan Sumut Optimis Jadi Tuan Rumah PON 2024

MEDAN, SERUJI.CO.ID – Provinsi Sumatera Utara semakin optimis bersama Provinsi Aceh menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2024, mengingat dukungan yang cukup besar secara tertulis dari 23 KONI se Indonesia.

Wakil Ketua KONI Sumatera Utara Agung Sunarno, di Medan, Ahad (15/4), mengatakan pihaknya bersama KONI Aceh, berupaya optimal memenuhi harapan sebagai penyelenggara olahraga se-Indonesia ke-21 ini.

Diantaranya, dengan memperoleh 23 dukungan secara tertulis KONI seluruh Indonesia ditambah Sumut dan Aceh dan dan jika dukungan itu tidak berubah dari 34 quote voting hingga proses biding selesai pada 24 April nanti, maka, Sumut-Aceh mengantongi 87 persen hasil mutlak menjadi tuan rumah PON 2024 mendatang.

“Kita sangat optimis, mudah-mudahan, semua yang sudah mendukung secara tertulis itu tidak berpaling ke lain hati,” katanya.

Ada 56 cabang olahraga yang akan di pertandingkan pada PON 2024, jika, Sumut-Aceh menjadi tuan rumah kegiatan empat tahunan ini, dengan demikian akan dibagi dua potensi besar.

Contohnya Provinsi Aceh unggul dalam cabang olahraga Tarung Derajat, Angkat besi dan Anggar, sedangkan Sumut unggul di Wushu, Karate dan Gulat.

Secara teknis, KONI Pusat memberikan nilai 69 persen yang telah selesai hingga saat ini. Nilai itu dirasakan belum cukup sehingga menjadi tantangan KONI Sumut untuk meningkatkannya.

Kemudian sebanyak 21 persen yang harus diperbaiki, sedangkan 10 persen lagi yang akan dibangun baru.

Pihaknya menjanjikan biaya ekonomis dari fasilitas hingga sektor pariwisata. Sejauh ini berbagai pendapat tentang peserta biding, yakni NTB-Bali dengan menonjolkan sektor pariwisata saja.

Namun, Sumut memanfaatkan kesuksesan pengalaman PON ke-III tahun 1953 di Medan dan menawarkan penginapan dengan slogan Hotel berbintang harga pasaran atau harga kaki lima.

“Semua pihak memberi dukungan dari sektor ekonomi, pariwisata, kenyamanan hotel, fasilitas akomodasi semua kita tawarkan. Bahkan kita tawarkan makanan di Sumut cukup 2 pilihan rasa, yakni yang enak dan enak sekali,” katanya. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi