350 Personel Polda Jambi Disiagakan Jelang Keputusan Sidang MK

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Demi menjaga situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat di Provinsi Jambi, sebanyak 350 personel Kepolisian Daerah (Polda) Jambi disiagakan menjelang keputusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan berlangsung di Jakarta.

“Untuk mengantisipasi hasil keputusan maupun selama berjalannya proses persidangan itu, pihak Polda Jambi di daerah juga menyiagakan ratusan polisi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di daerah dampak keputusan sidang MK atas gugatan hasil Pilpres dan Pemilu 2019,” kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, di Jambi, Jumat (14/6).

Dikatakannya, Kapolda Jambi, Irjen Pol Muchlis, pada Kamis (13/6) telah menyiagakan ratusan personel tersebut di Mapolresta Jambi bersama dengan prajurit TNI yang akan disiagakan pada titik-titik yang disinyalir rawan.

“Untuk saat ini yang disinyalir seperti gudang surat suara, kantor KPU, Bawaslu dan ada beberapa lokasi lainnya,” kata Juru bicara Kepolisian daerah Jambi, Kuswahyudi.

Selain ada 350 personel yang disiagakan di Jambi, 600 personel yang sejak satu bulan yang lalu melaksanakan tugas Bawah Kendali Operasi (BKO) Polda Metro Jaya di Jakarta masih tetap bersiaga di ibukota negara.

“Alhamdulillah, hingga saat ini Provinsi Jambi masih tetap aman dan kondusif sampai sidang MK yang baru dimulai hari ini dan akan berakhir pada 28 Juni 2019,” kata Kuswahyudi Tresnadi.

Kepolisian Daerah Jambi mengimbau kepada masyarakat Jambi agar tetap menjaga kerukunan, keamanan dan kenyamanan. Sehingga situasi yang kondusif saat ini dapat selalu terjaga.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

Pendidikan Untuk Merdeka

Pada saat pemimpin Jepang sudah memvisikan sebuah masyarakat baru Society 5.0, apakah kita saat ini, sebagai bangsa, sebagai ummat, berada pada jalur yang benar menuju puncak kejayaan menjadi bangsa yang berdaulat, adil dan makmur, serta cerdas?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER