27 Orang Diamankan Satpol PP Pekanbaru Saat Razia Malam Ramadhan

PEKANBARU, SERUJI.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru mengamankan 27 pria dan wanita sedang bermain di tempat hiburan biliar dan warung internet karena kedapatan melanggar ketentuan saat dilakukan razia, Jumat (10/5) malam.

“Razia malam tadi kami amankan empat wanita dan 23 laki-laki,” kata Kepala Badan Satuan Polisi Pamong Praja Agus Pramono di Pekanbaru, Sabtu (11/5).

Agus Pramono menjelaskan wanita dan pria ini kedapatan sedang menikmati kesenangan dunia saat malam Ramadhan di beberapa tempat hiburan yang ada di Pekanbaru. Mereka tidak menghargai bulan suci, dan mengganggu ketentraman umat muslim melakukan ibadah.

“Mereka bandel melanggar waktu operasional warnet dan play station buka 08.00 WIB – 17.00 WIB. Ini jadi mengganggu ibadah anak-anak sehingga tidak pergi teraweh pastinya merusak generasi penerus,” terang Agus.

Padahal jelas Agus, memasuki bulan Ramadhan Pemkot Pekanbaru sudah menerbitkan aturan operasional restoran, rumah makan, hotel, tempat hiburan, warnet, panti pijat dan sebagainya.

Sementara dalam perjalanannya masih saja ada yang melanggar, untuk itu Satpol PP selaku penegak Perda wajib melakukan razia dan penertiban, guna menjaga ketertiban di bulan suci Ramadhan.

“Kami sering razia siang malam selama Ramadhan,” ujar Agus.

Selanjutnya untuk 27 wanita dan pria yang diamankan ini, Satpol PP bersama dengan Dinas Sosial setempat akan melakukan pembinaan. Mereka yang rata-rata masih muda tersebut bisa bertobat dan melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan.

Sedangkan bagi pemilik usaha akan diberi peringatan untuk tidak lagi melanggar jam operasional tempat usahanya selama Ramadhan.

“Setelah didata, dibuat surat peringatan dan perjanjian. Kalau berulang ketangkap kita koordinasi dengan Dinas Sosial untuk dilakukan pembinaan. Kalau pemilik bandel, ya kita segel. Kita rekomendasikan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) agar mencabut ijin usahanya,” pungkasnya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam

Mengenal Ide Pendirian Ruangguru.com, Berawal Dari Kesulitan Iman Usman dan Belva Devara

Inspirasi bisnis bisa datang darimana saja. Termasuk dari masalah yang kita hadapi sehari-hari.

Kemcer Di Curug Cipeteuy