124.500 Benih Lobster Akan Dilepasliarkan BKIPM Jambi di Perairan Padang

JAMBI, SERUJI.CO.ID – Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi berencana melepasliarkan sebanyak 124.500 ekor benih lobster jenis mutiara dan pasir.

“Benih itu sebelumnya hendak diselundupkan dari perairan timur Provinsi Jambi menuju Batam dan Singapura, namun berhasil digagalkan pihak kepolisian setempat,” kata Humas BKIPM Jambi, Sukarni, di Jambi, Selasa (14/5).

Ia mengatakan saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan BKIPM Sumatera Barat untuk menentukan lokasi yang aman untuk melepasliarkan benih lobster tersebut dan segera dilakukan agar anakan lobster tersebut bisa tetap hidup di habitatnya.

BKIPM Jambi sedang mempersiapkan teknik pengiriman ratusan ribu ekor benih lobster tersebut ke Padang, Sumatera Barat.

Sebelumnya, Polair Polda Jambi bersama Polres Tanjungjabung Timur berhasil  menggagalkan aksi penyeludupan ratusan ribu ekor benih lobster senilai belasan miliar rupiah itu di perairan setempat, Senin (13/5).

Direktur Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Jambi, Kombes Pol Fauzi Bakti Mochji mengatakan aksi penyelundupan itu terbagi dalam dua tahap pengiriman yang menggunakan kendaraan mobil rental dan kemudian dilanjutkan dengan kapal menggunakan jalur pantai timur Jambi menuju Batam dan Singapura.

Pengungkapan pertama dilakukan anggota Polair Polda Jambi sekitar pukul 01:00 WIB di kawasan Nibung Putih, Kabupaten Tanjungjabung Timur. Delapan kotak berisi benih lobster sebanyak 46.500 ekor dengan rincian 45.000 jenis mutiara dan 1.500 ekor jenis pasir dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp6,9 miliar.

Penangkapan kedua oleh Polres Tanjungjabung Timur, ditemukan 13 kotak berisi 78 ribu ekor benih lobster jenis pasir yang diduga berasal dari Provinsi Lampung dan Pulau Jawa dan dibawa ke Jambi untuk diselundupkan ke Batam dan Singapura.

Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka yakni berinisial RN, SB dan JA diamankan bersama barang bukti berupa satu unit mobil Kijang Innova warna putih dengan nomor polisi BH 1129 MJ dan Daihatsu putih nomor polisi BH 1460 HW.

Sedangkan untuk 13 kotak tersebut, tidak ada tersangka karena pelaku kabur meninggalkan barang tersebut di tengah jalan.

Ketiga tersangka terancam dijerat pasal 88 jo pasal 16 ayat 1 junto pasal 100 ayat Pasal 7 ayat 3 undang Undang RI Nomor 31 tahun 2004 sebagaimana di ubah dengan UU RI Nomor 45 tahun 2009, dengan ancaman maksimal enam tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Diakuisisi atau Mengakuisisi: Satu Demi Satu Jatuh ke Tangan Asing

Suatu saat Anda didatangi oleh manajer pengembangan usaha Unilever menawari Anda untuk membeli 100% saham perusahaan Anda dengan harga 25 tahun laba alias Rp250 miliar. Anda dipersilakan pensiun dengan menikmati laba 25 tahun kedepan dalam bentuk uang tunai. Anda tertarik tidak? Ngiler tidak?

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Dari Plot Pembunuhan Menuju Monarkhi Konstitusional di Arab Saudia

Aneka media luar dan dalam negeri dengan telanjang menggambarkannya. Tim 15 orang memutilasi, memotong korban ketika korban masih hidup. Suara melengking korban kesakitan yang luar biasa terdengar dan terekam.

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

Boneka Cantik dari Balaikota

Seperti drama korea (drakor), ada yang menangis ada yang tertawa. Akhirnya perburuan rekom PDIP untuk pilwali Surabaya mencapai antiklimaks, Rabu (2/9). And the winner is...Tri Rismaharini sebagai sutradara terbaik. Whisnu berusaha tatag, berdiri di depan kamera menghadap Megawati Soekarnoputri. "Aku tidak akan buang kamu, Whisnu," kata Mega.

Pria 57 Tahun di Bogor: Jari Kaki Terasa Kaku, Bekas Luka Menghitam dan Bersisik

Dok, jari-jari kaki saya terasa kaku, agak mati rasa kadang nyeri, terus kaki kanan di atas mata kaki awalnta gatal saya garuk luka, sekarang sembuh tapi kulitnya jadi bersisik dan menghitam. Ini indikasi apa ya dokter?

Bukan Hoaks, Paket Internet 10GB Hanya Rp10 dari Telkomsel Untuk Pelajar

PT Telkomsel kembali meluncurkan paket data internet sangat murah untuk pelajar Indonesia yang sedang memjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Paket internet yang diberi nama Kuota Belajar 10GB, bisa didapatkan hanya seharga Rp10 (sepuluh rupiah).

TERPOPULER