Virus 212 Menjangkiti Warga Jajar Tunggal

SURABAYA – Virus dan spirit 212 memang membakar jiwa para kaum muslimin di pelosok negeri. Tidak terkecuali dari takmir Masjid At Taqwa,  Kelurahan Jajar Tunggal, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya.

Setelah melakukan kunjungan dan studi banding di Masjid Jogokariyan, Jogjakarta pada tanggal 4-5 Februari 2017 lalu,  para pengurus langsung membuat langkah konkret untuk mempraktikkan gerakan salat Subuh berjamaah dengan mengundang tidak hanya warga dari wilayah setempat.

Tepatnya 7 hari setelah studi banding, yakni 12 Februari 2017, pengurus masjid menyelenggarakan salat Subuh berkemajuan dengan mendatangkan narasumber dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, yakni Drs Abdul Haris selaku sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid.

Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 150-an orang ini tidak hanya berasal dari luar wilayah Kelurahan Jajartunggal, tapi Sepanjang, Wonokromo, Lidah Kulon, bahkan Kludan, Sidoarjo, Semampir, Juanda. Mereka hadir di sini untuk menyambung tali silaturahim dan meningkat kualitas keislaman dengan mengikuti kajian bakda Subuh.

Dalam sambutan, Ketua Takmir At Taqwa Mas Amin mengatakan, ini adalah follow up pengurus setelah melakukan studi banding ke Masjid Jogokariyan, Jogjakarta. “Ini juga dalam rangka meningkatkan kualitas memakmurkan masjid. Umat Islam harus cerdas dan berilmu. Jika Senin hingga Sabtu sibuk mencari penghidupan dunia, maka Ahad pagi agar diluangkan waktu untuk mencari penghidupan uhrowi”

Dalam kesempatan itu, Ustad Abdul Haris memberi nasihat bahwa salat Subuh itu berat sekali bagi orang orang munafik. Hanya orang-orang yang kuat imannya yang akan mampu mengerakkan hati dan fisiknya untuk menghadiri panggilan Allah SWT ketika yang lain masih terlelap dan terbuai alam mimpi.

“Oleh sebab itulah, gerakan salat Subuh berkemajuan ini hendaknya benar-benar diistiqomahkan. Tidak berhenti satu kali pelaksanaan setelah itu selesai, tidak ada tindak lanjutnya,” jelas Abdul Haris.

Setelah acara, para jamaah dijamu dengan sarapan pagi makan soto bersama-sama.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.